Karimun, Lendoot.com – Tangis, haru dan sedih menyelimuti suasana Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Tanjungbalai Karimun, Senin (4/7/2022) pagi. Kesedihan yang telah lama tertahan, pecah di hari pertama dibukanya layanan kunjungan bagi warga binaan.
Raut wajah penuh kerinduan terpancar di kala pertemuan yang telah lama dinanti akhirnya tiba. Pelukan erat pun, menyambut pertemuan mereka, setelah dua tahun lamanya tidak bertemu.
Air mata haru tertetes di pipi mereka, perbincangan hangat sesekali terjadi, tak kala menanyakan keadaan masing-masing.
“Bagaimana kondisi bapak dan ibu?” tanya seorang Narapidana Rutan Karimun kepada sang istri yang datang membesuknya di hari pertama Pembukaan Layanan Kunjungan di Rutan Karimun, Senin (4/7/2022).
Suasana haru tiba-tiba saja berubah, menjadi bahagia, ketika mereka mulai saling bercanda untuk memecahkan suasana. Gelak tawa mendadak menghiasi ruang besuk Rutan Karimun.
Rasa kebahagiaan dirasakan oleh warga binaan Rutan Karimun itu, merupakan sesuatu yang telah lama ditunggu. Bagaimana tidak, selama dua tahun, mereka hanya dapat bertemu keluarga melalui layanan video call yang disiapkan Rutan Karimun.
Layanan video call itu juga tidak dapat setiap saat dinikmati, mereka harus bergantian bersama ratusan warga binaan lainnya.
Kebijakan pembukaan kunjungan di Rutan Karimun ini, tentunya mendapat sambutan hangat dari Warga Binaan. Dengan dibukanya kembali kunjungan itu, mereka akhirnya bisa bertemu dengan keluarga yang telah lama tidak dijumpainya. (rko)




