NATUNA – Kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga dengan menghadirkan ruang kebersamaan yang dapat dinikmati oleh masyarakat.
Hal inilah yang ditunjukkan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad (RSA) dengan membuka Pantai Tanjung Pasir sebagai destinasi wisata sekaligus ruang rekreasi baru bagi warga Kabupaten Natuna.
Kehadiran kawasan rekreasi ini menjadi alternatif bagi masyarakat untuk menikmati keindahan pesisir, berkumpul bersama keluarga, sekaligus merasakan suasana berbeda di kawasan Lanud Raden Sadjad, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Pengenalan Pantai Tanjung Pasir tersebut dilaksanakan melalui kegiatan gathering bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah mitra Lanud RSA, Jumat (6/11/2026) malam.
Kegiatan dipimpin langsung Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han.
Dalam kesempatan tersebut, Danlanud RSA menyampaikan bahwa pembukaan Pantai Tanjung Pasir merupakan upaya memberikan ruang bagi masyarakat Natuna agar dapat menikmati keindahan alam pesisir yang berada di kawasan Lanud RSA.
Dengan demikian, keberadaan pangkalan udara tidak hanya dirasakan melalui pelaksanaan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga dapat memberikan manfaat sosial bagi lingkungan sekitar.
Pantai Tanjung Pasir menawarkan panorama laut yang menjadi daya tarik tersendiri. Tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, kawasan ini juga dilengkapi berbagai koleksi barang lawas, mulai dari televisi tabung, lemari besi, lampu landasan, velbet militer hingga beragam pernak-pernik dekorasi langka yang menghadirkan nuansa nostalgia bagi para pengunjung.
Apresiasi atas kehadiran ruang rekreasi baru tersebut turut disampaikan Supriyanto atau yang akrab disapa Cak Kirun, salah seorang pelaku UMKM Natuna.
Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Danlanud RSA atas keterbukaan dan upaya penataan kawasan yang kini semakin baik serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Menurut Cak Kirun, perubahan kawasan tersebut tidak hanya terlihat dari hadirnya destinasi rekreasi, tetapi juga dari kondisi lingkungan dan akses jalan menuju kawasan Penagi yang kini semakin terang, bersih, dan nyaman, khususnya pada malam hari.
“Dulu kalau malam, jalan menuju Penagi ini terkesan gelap dan menyeramkan. Sekarang sudah terang, lebih bersih, dan nyaman karena ada lampu penerangan jalan. Kami sebagai warga tentu sangat mengapresiasi perubahan ini,” ujar Cak Kirun.
Ia menilai, penataan lingkungan yang dilakukan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan masyarakat. Kehadiran Pantai Tanjung Pasir juga menjadi nilai tambah bagi kawasan pesisir Natuna, sekaligus membuka ruang baru bagi masyarakat untuk menikmati waktu bersama keluarga.
Kegiatan gathering tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna H. Boy Wijanarko Varianto, S.E., Kepala Kejaksaan Negeri Natuna Dr. Erwin Indrapraja, S.H., M.H., Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman, S.E., Kepala BMKG Ranai Rafael Alesandro Marbun, S.Tr., Kepala LPP RRI Ranai Vespa Krisnawathy, S.Pd., M.Si., Kepala BPJS Natuna Ira Triwahyuni, S.E., B.B.A. (Hons.), serta para pejabat, Dansat, Kasatker dan Kasi di lingkungan Lanud RSA.
Pembukaan Pantai Tanjung Pasir sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih tertata dan ramah bagi masyarakat.
Sejalan dengan itu, Danlanud RSA juga mendorong terwujudnya pangkalan bebas sampah plastik serta lingkungan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), selaras dengan semangat TNI AU AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis).
Melalui kehadiran Pantai Tanjung Pasir, Lanud Raden Sadjad tidak sekadar memperkenalkan destinasi baru, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan yang mempererat hubungan antara TNI AU dan masyarakat.
Sebuah langkah sederhana yang menunjukkan bahwa pangkalan militer pun dapat menghadirkan manfaat, kedekatan, dan kebahagiaan bagi masyarakat di sekitarnya. (Rap)



