Natuna – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna mencatatkan tahun 2025 sebagai periode yang cukup padat. Meliputi wilayah kerja Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas.
SAR Natuna ini telah melaksanakan total 22 operasi penyelamatan sepanjang satu tahun terakhir.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menyampaikan rekapitulasi capaian kinerja tersebut sebagai bentuk transparansi publik dalam penyelenggaraan operasi SAR di wilayah perbatasan.
Sepanjang tahun 2025, jumlah operasi SAR menunjukkan tren peningkatan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Berikut adalah rincian datanya;
Total Operasi sebnyak 22 Kasus yang terdiri dari 13 kecelakaan kapal dan sembilan kondisi membahayakan manusia.
Tidak hanya fokus pada aksi respons cepat, Kantor SAR Natuna juga menginvestasikan waktu yang besar untuk peningkatan kapasitas personel.
Sepanjang 2025 ini juga, telah dilaksanakan 8 kali latihan SAR terpadu, yang meliputi berbagai medan ekstrem, seperti; penyelamatan di air dan bawah air, medan ketinggian dan hutan dan penanganan medis darurat, serta bangunan runtuh dan kecelakaan kendaraan).
Sebagai langkah preventif, SAR Natuna gencar melakukan sosialisasi keselamatan. Tercatat sebanyak 47 kegiatan edukasi telah dilaksanakan, termasuk program populer SAR Goes To School yang menyasar sekolah-sekolah dan komunitas desa di Natuna dan Anambas.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan sosialisasi keselamatan dan pelatihan dasar bagi masyarakat di tahun 2026. Tujuannya jelas: menekan angka kecelakaan di laut maupun darat, serta membangun masyarakat yang tanggap darurat,” tutup Abdul Rahman, Rabu (31/12/2025). (rap)



