Penumpang Bandara Dabo Singkep Naik 17,9 Persen Sepanjang 2025

Bandara Dabo Singkep. (ft instagrambandadabo)

Lingga – Manajemen Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Dabo Singkep mencatatkan tren positif pada akhir tahun 2025. Berdasarkan rekapitulasi operasional tahunan, arus penumpang dan frekuensi penerbangan di bandara kebanggaan masyarakat Kabupaten Lingga ini mengalami peningkatan signifikan.

Kepala Bandara Dabo Singkep, Indra Rohman, mengungkapkan bahwa lonjakan ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi udara sebagai pilihan utama konektivitas antarwilayah.

Perbandingan Data Operasional (2024 vs 2025)

Kategori OperasionalTahun 2024Tahun 2025Persentase Kenaikan
Total Penerbangan (Flight)1.1481.275📈 9,9%
Jumlah Penumpang (Pax)11.06513.047📈 17,9%

“Sepanjang 2025, kami melayani total 13.047 penumpang. Ada kenaikan hampir 2.000 orang dibandingkan tahun lalu. Ini adalah bentuk apresiasi dan kepercayaan masyarakat Lingga terhadap layanan kami,” ujar Indra Rohman, Senin (29/12/2025).

Batam Jadi Rute Favorit

Berdasarkan data manifestasi, rute tujuan Batam masih menjadi primadona masyarakat sepanjang tahun 2025. Hal ini didukung oleh frekuensi penerbangan Dabo Singkep–Batam yang dilayani sebanyak tiga kali dalam sepekan.

 Menatap tahun 2026, Indra Rohman mengakui adanya tantangan terkait kebijakan efisiensi anggaran pusat yang akan berdampak pada frekuensi penerbangan subsidi perintis. Rute Batam yang semula tiga kali sepekan, direncanakan akan disesuaikan menjadi dua kali sepekan.

“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan optimal meskipun ada rencana penyesuaian jadwal tahun depan. Harapan kami, semua rute tujuan bisa tetap stabil setidaknya dua kali penerbangan dalam seminggu agar mobilitas masyarakat tidak terganggu,” tambahnya.

Manajemen UPBU Dabo Singkep terus berupaya meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan demi memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang di tahun-tahun mendatang. (wan)