Lingga – Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN dan PPPK di Kabupaten Lingga hingga kini belum terealisasi. Pemerintah daerah secara terbuka mengakui keterbatasan keuangan menjadi penyebab utama mandeknya kewajiban tersebut.
Wakil Bupati Lingga, Novrizal, mengatakan, bahwa kondisi ini bukan semata menyangkut ASN. Ia bahkan menyebut dirinya juga tidak menerima THR dalam situasi saat ini.
“Ini bukan hanya ASN, saya sendiri juga tidak mendapatkan THR,” kata Novrizal belum lama ini.
Pernyataan itu menegaskan bahwa persoalan ini terjadi secara menyeluruh di lingkungan pemerintah daerah. Ia menjelaskan, ketergantungan terhadap dana transfer pusat menjadi faktor krusial.
Hingga kini, dana yang diharapkan untuk pembayaran THR belum juga masuk ke kas daerah. Kondisi ini membuat ruang gerak keuangan daerah menjadi terbatas.
“Kita sangat bergantung pada transfer pusat, tapi sampai sekarang belum ada untuk THR,” ujarnya.
Novrizal juga menyoroti perbedaan kondisi dengan Kabupaten Kota lain yang sudah membayarkan THR. Ia menegaskan daerah dengan PAD kuat mampu menalangi, sementara Lingga tidak memiliki kemampuan tersebut.
“Kalau daerah lain sudah bayar, itu karena PAD mereka cukup, kita tidak bisa memaksakan dengan kondisi sekarang,” tuturnya.
Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah tidak akan lepas tangan. Pembayaran THR tetap menjadi kewajiban yang harus diselesaikan dalam waktu dekat.
“Secepatnya akan kita selesaikan, karena ini hak ASN yang wajib ditunaikan, proses ini menjadi prioritas utama pemerintah,” jelasnya.
Untuk percepatan, Pemkab Lingga akan berkoordinasi dengan BPKAD terkait juknis dan juklak pencairan. Langkah ini diambil agar proses berjalan tepat aturan dan tidak menimbulkan persoalan baru.
“Secara kebijakan, ini tetap harus kami selesaikan. Kita berkomitmen untuk menuntaskan kewajiban tersebut tanpa menunda lebih lama,” tuturnya. (wan)




