Karimun – Setelah beberapa waktu lalu listrik di wilayah Pulau Karimun besar mengalami pemadaman total atau black out, pada Minggu (20/4/2025) kembali terjadi. Pemadaman berlangsung sekira kurang lebih satu jam.
Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun Ahmad Subhan menjelaskan penyebab pemadaman tersebut. Dia menyebut, pemadaman terjadi bukan dikarenakan adanya gangguan jaringan pada kelistrikan PLN.
“Pemadaman bukan diakibatkan karena gangguan jaringan. Dari penelusuran kami, terdapat indikasi adanya kerusakan pada kubikel di mesin PLTU Unit 1,” kata Ahmad Subhan.
Ia mengatakan, saat ini petugas telah berada di lapangan untuk melakukan penormalan kembali pada 6 penyulang dan saat ini area tersisa yang masih terjadi pemadaman sedang proses penyalaan.
“Area tersisa yang masih padam kami lakukan penyalaan secara bertahap,” katanya.
Seperti diketahui, listrik di Karimun mengalami pemadaman total beberapa kali di wilayah Karimun. Pemadaman pertama, terjadi pada Sabtu 19 April 2025 sekira pukul 13.00 WIB dan normal kembali pada sekira pukul 18.00 WIB.
Kemudian, listrik kembali di wilayah Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun pada Sabtu malam. Kejadian ini terjadi, karena adanya penyulang listrik yang terbakar di wilayah Parit Benut, Kecamatan Meral. Selanjutnya, pada Minggu pagi, pemadaman total kembali terjadi pada pukul 08.50 WIB. Pemadaman total ini dikonfirmasi oleh PLN, karena adanya kerusakan pada kubikel di mesin 1 milik PLTU Tanjungbalai Karimun. (rko)




