Batam, Lendoot.com – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Dewan Pers di Batam secara resmi ditutup Ketua Komisi Pemberdayaan Organisasi Dewan Pers, Asmono Wikan.
UKW yang berlangsung selama dua hari di hotel Best Western Premiere (BWP) Panbil itu merupakan UKW ke-26 yang digelar Dewan Pers yang di seluruh Indonesia.
UKW di Batam ini difasilitasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kepri. Pesertanya terdiri dari 42 peserta dari PWI Kepri dan 12 peserta dari IJTI Kepri
Ketua PWI Kepri yang juga satu dari beberapa orang penguji, Candra Ibrahim mengumumkan hasil UKW tersebut. Dari 56 peserta, delapan orang dinyatakan belum lulus uji.
Candra tidak merinci jenjang wartawan yang tidak lolos tersebut, jenjang UKW Muda, UKW Madya, atau UKW Utama.
Bagi yang belum lulus, Candra mengingatkan agar tidak berhenti berusaha, dan terus belajar. Sementara bagi yang lulus selamat, dan tetap menjaga marwah wartawan ketika sudah mendapatkan kartu UKW tersebut.
Kendati dari hasil penilaian tim penguji sudah disampaikan, namu keputusan akhir tetap ada di Dewan Pers.
“Ini tugas dan PR kita bersama-sama dalam meningkatkan kualitas teman-teman,” pesan Candra pada Ketua PWI Kabupaten/Kota di Kepri yang juga hadir dalam penutupan UKW tersebut.
Sebelumnya dalam pembukaan UKW tersebut, Ketua Komisi Pemberdayaan Organisasi Dewan Pers, Asmono Wikan berharap UKW dapat meningkatkan kualitas dan profesionalitas wartawan.
Mampu membantu menegakkan kemerdekaan pers berdasarkan kepentingan publik, menjaga harkat martabat kewartawanan sebagai profesi khusus penghasil karya intelektual, serta menghindarkan penyalahgunaan profesi wartawan.
“Saya mengharapkan seluruh profesi mempunyai kompetensi yang tinggi. Maka hari ini UKW punya andil besar untuk membangun jurnalisme yang profesional. Sisi lain pentingnya UKW adalah semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat pada profesi wartawan,” kata Asmono Wikan.
Sementara itu, Asmono Wikan saat menutup UKW ke-26 Dewan Pers tersebut juga berpesan pada peserta yang lulus agar tak berpuas hati dan tingkatkan terus kompetensi yang dimiliki. Bagi yang belum lulus agar terus belajar dan meningkatkan kualitas diri.
“Kita tak akan pernah lelah mengajak kawan-kawan yang belum menikmati hasil seperti ini untuk terus mengejar kompetensinya dengan cara-cara yang tepat dan hanya Dewan Pers di Republik ini secara sah menjadi lembaga yang bertugas menguji wartawan di Republik ini,” kata Asmono Wikan. (ddh)




