Cuaca Buruk, Nelayan Karimun Dikabarkan Hanyut Hingga ke Pontian, Malaysia

Dalam prakiraan cuaca BMKG merilis akan terjadi pada 25 sampai 30 Januari 2023 mendatang. Prakiraan cuaca yang diunggah di akun chanel YouTube BMKG Karimun menyebutkan bahwa hujan terjadi pada dinihari sampai pagi hari itu berpotensi petir dan angin kencang. Untuk itu, BMKG mengimbau agar masyarakat Kabupaten Karimun waspada terhadap cuaca tersebut. Yakni, terkait potensi hujan yang disertai petir serta angin kencang yang diperkirakan akan terjadi sepanjang hari selama sepekan tersebut.

Karimun, Lendoot.com – Seorang nelayan asal Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau bernama Suprianto dikabarkan terdampar hingga ke pesisir pantai Negara Malaysia.

Berdasarkan informasi, nelayan Karimun itu hanyut setelah diterpa cuaca buruk beberapa waktu. Ia sempat hilang kontak selama dua hari, sebelum berhasil kembali menghubungi anggota keluarganya di Karimun.

Kasat Polairud Polres Karimun AKP Binsar Samosir membenarkan perihal adanya seorang nelayan asal Karimun yang terdampar hingga ke pesisir Pantai Negara Malaysia, tepatnya di Pantai Pontian.

“Iya benar, korban selamat dan sekarang dalam penanganan Konjen KBRI di Johor Bahru,” kata Binsar, Jumat (23/9/2022).

Ia mengatakan, nelayan tersebut pergi melaut sejak 20 September 3022 dengan menggunakan Pompong Tenggiri GT 4 KM Rezeki Jaya. Namun ketika cuaca buruk, kapal yang nrlayan itu gunakan hanyut.

“Baru dapat menghubungi setelah dua hari hilang kontak. Ia menghubungi anggota keluarga di Karimun dengan Handphone warga setempat,”katanya.

Binsar mengatakan, untuk proses selanjutnya, Satpolairud Polres Karimun akan berkoordinasi dengan pihak Konsulat Malaysia untuk proses pemulangan.

“Saat ini masih koordinasi dengan Konsulat Malaysia untuk proses pemulangan,” ujar Binsar.

(rko)