NATUNA – Layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah perbatasan kembali mendapat perhatian TNI. Tim kesehatan Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Udara (RSPAU) dr. Suhardi Hardjolukito tiba di Kabupaten Natuna untuk menghadirkan bakti sosial kesehatan berupa operasi bibir sumbing dan celah langit-langit secara gratis.
Tim RSPAU tiba di Lanud Raden Sadjad (RSA), Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (17/9/2026).
Kedatangan tim disambut langsung Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA), Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han. Bakti sosial kesehatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.
Operasi dijadwalkan berlangsung pada 19–20 September 2026 di RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani Lanud Raden Sadjad.Tim kesehatan dipimpin Ketua Tim Kadep Ika, RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, Kolonel Kes dr. Agus Tri Suharto, Sp.An.
Sebanyak lima dokter turut dilibatkan dalam pelayanan medis tersebut. Kehadiran tim medis dari RSPAU ke Natuna menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses tindakan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat hingga ke wilayah perbatasan.
Pelayanan operasi diberikan tanpa biaya bagi masyarakat yang menjadi penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, tim RSPAU akan berkolaborasi dengan tenaga medis RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani.
Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mendukung seluruh rangkaian pelayanan dan penanganan pasien selama kegiatan berlangsung.
Operasi bibir sumbing dan celah langit-langit tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas hidup pasien.
Karena itu, kehadiran layanan operasi gratis di daerah menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh tindakan medis tanpa harus menanggung biaya operasi.
Bagi Natuna sebagai salah satu wilayah perbatasan Indonesia, kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan layanan kesehatan TNI kepada masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya dan tenaga medis yang dimiliki.
Rangkaian bakti sosial kesehatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Natuna, khususnya pasien yang membutuhkan tindakan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit. (Rap)



