NATUNA – Tim SAR Gabungan terus berupaya mencari seorang nelayan yang dilaporkan hilang kontak di perairan Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.
Pencarian yang dilakukan hingga larut malam pada Jumat (19/6/2026) itu difokuskan di sepanjang pesisir pantai Pulau Subi.Korban diketahui bernama Arif (26), warga Kampung Tarayak, Desa Terayak, Kecamatan Subi.
Sebelum dinyatakan hilang kontak, Arif berangkat menggunakan pompong untuk mengantar ransum ke Kapal Lengkong dan kemudian melanjutkan aktivitas melaut seperti biasa.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna, Abdul Rahman, mengatakan pencarian hari pertama dilakukan dengan mengerahkan unsur SAR gabungan yang menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pelayaran korban.
“Upaya pencarian malam ini kami fokuskan pada penyisiran sepanjang tepi barat pantai, mulai dari Subi Kecil hingga Subi Besar. Tim SAR gabungan terbagi di beberapa titik untuk memperluas cakupan pencarian,” ujarnya.
Dalam proses pencarian tersebut, tim menemukan sejumlah petunjuk yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban.
Barang-barang yang ditemukan dan telah dikonfirmasi sebagai bagian dari pompong milik Arif antara lain penutup mesin pompong dan jerigen minyak.
Penemuan tersebut menjadi petunjuk penting bagi tim SAR dalam menentukan arah pencarian selanjutnya.
Sebelumnya, unsur SAR gabungan bersama nelayan setempat juga telah melakukan penyisiran di wilayah perairan sekitar lokasi korban terakhir diketahui beraktivitas.Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya masyarakat Kecamatan Subi, Pos Angkatan Laut Subi, Polsek Subi, Dinas Perhubungan Kecamatan Subi, Satpol PP Kecamatan Subi, serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Subi.
Meski pencarian telah dilakukan secara intensif di laut maupun sepanjang garis pantai, hingga pukul 23.50 WIB korban belum berhasil ditemukan. Operasi kemudian dihentikan sementara mengingat kondisi malam yang semakin larut dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (20/6/2026) pagi.
“Kami akan terus mengupayakan proses pencarian terhadap korban dan berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Abdul Rahman.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan koordinasi dan persiapan untuk memperluas area pencarian pada hari kedua operasi, dengan harapan keberadaan Arif dapat segera diketahui. (Rap)



