Natuna – Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah pelabuhan, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Natuna menggelar kegiatan senam bersama di kawasan Pelabuhan Penagi, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti personel Basarnas Natuna, staf UPTD Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau Wilayah Natuna, serta para buruh Pelabuhan Penagi. Suasana penuh keakraban dan semangat tampak mewarnai kegiatan olahraga bersama yang berlangsung sekitar 45 menit itu.
Kepala KPP Basarnas Natuna, Abdul Rahman, mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran dan stamina personel, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara instansi dan masyarakat pekerja pelabuhan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menjaga kesehatan dan kebugaran bersama, sekaligus mempererat silaturahmi antara personel Basarnas, rekan-rekan dari UPTD Perhubungan, dan para buruh Pelabuhan Penagi,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan pelabuhan merupakan salah satu simpul vital aktivitas masyarakat yang membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang baik antar pihak terkait. Karena itu, membangun hubungan yang harmonis menjadi bagian penting dalam mendukung tugas-tugas kemanusiaan dan keselamatan.
Abdul Rahman menegaskan, para buruh pelabuhan memiliki peran strategis sebagai mitra di lapangan, terutama dalam memberikan informasi awal apabila terjadi insiden di area pelabuhan maupun perairan sekitar.
“Dengan hubungan yang baik dan komunikasi yang terjalin erat, tentu akan memudahkan koordinasi di lapangan, khususnya dalam mendukung tugas-tugas kemanusiaan dan keselamatan. Buruh pelabuhan adalah mitra kami di garis depan. Mereka yang pertama melihat jika ada insiden di area pelabuhan,” tambahnya.
Selain olahraga bersama, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi singkat terkait prosedur pelaporan kondisi darurat di wilayah perairan dan pelabuhan.
Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat maritim terhadap pentingnya keselamatan serta respon cepat saat terjadi keadaan darurat.
Melalui kegiatan lintas sektor ini, Basarnas Natuna menunjukkan komitmennya dalam membangun pendekatan humanis sekaligus memperkuat budaya sadar keselamatan bersama masyarakat pesisir dan pelabuhan di Kabupaten Natuna. (Rap)



