Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna bergerak cepat membantu petani terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Bunguran Batubi dengan menyalurkan bantuan berupa 1 ton pupuk NPK, 100 kilogram pestisida, serta uang tunai sebesar Rp20 juta, Rabu (29/4/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, didampingi Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, kepada perwakilan petani di Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi.
Dalam sambutannya, Bupati Cen Sui Lan menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat membantu para petani untuk kembali bangkit pasca musibah yang menghanguskan puluhan hektar lahan pertanian.
“Bantuan pupuk dan pestisida ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik agar para petani bisa kembali beraktivitas dan tidak patah semangat dalam meningkatkan perekonomian daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap para petani yang memiliki peran penting dalam pembangunan daerah.
Selain itu, Bupati Cen juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian hutan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Saya titip pesan kepada para petani untuk bersama-sama menjaga hutan kita. Saya sangat perhatian dengan kejadian karhutla ini, bahkan pemerintah pusat telah membantu dengan menurunkan helikopter untuk penanganannya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna, Wan Syazali, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pasca kebakaran yang terjadi pada pekan terakhir Maret 2026.
“Kami menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp20 juta, satu ton pupuk NPK, serta 100 kilogram pestisida untuk membantu petani yang terdampak,” jelasnya.
Ia menambahkan, bantuan uang tunai tersebut akan dibagikan kepada sembilan petani yang tergabung dalam tiga kelompok tani, yang seluruhnya merupakan petani nanas di wilayah tersebut.
“Besaran bantuan yang diberikan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah, namun diharapkan tetap dapat meringankan beban para petani,” pungkasnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para petani dapat segera memulai kembali aktivitas pertanian mereka serta mempercepat pemulihan ekonomi di wilayah terdampak. (Rap)



