Karimun– Semarak menyambut hari kemenangan di Kabupaten Karimun resmi dimulai. Bupati Karimun, H. Ing. Iskandarsyah, secara resmi membuka gelaran tahunan Festival Lampu Hias Idulfitri 1447 H/2026 M, Selasa (17/3/2026) malam.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, prosesi pembukaan kali ini dipusatkan di Pulau Kundur. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun dalam melakukan pemerataan syiar budaya serta promosi pariwisata ke seluruh wilayah pulau.
Antusiasme Peserta: Tradisi Colok dan Kreasi Elektrik
Festival tahun ini diikuti oleh puluhan peserta yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Karimun. Tingginya minat masyarakat di Pulau Kundur menjadi salah satu alasan utama wilayah ini terpilih sebagai tuan rumah pembukaan.
Adapun rincian kategori peserta adalah sebagai berikut:
Kategori Lampu Colok (Tradisional): 11 Peserta.
Kategori Lampu Hias Elektrik: 33 Peserta.
Empat Pilar Utama Festival Tahun 2026
Dalam sambutannya, Bupati Karimun menekankan bahwa festival ini bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari visi besar mewujudkan Karimun yang “Maju, Sejahtera, dan Berbudaya”. Berikut empat poin strategis yang disampaikan:
Pelestarian Warisan Melayu: Menjaga tradisi lampu colok sebagai adat istiadat khas masyarakat Melayu dalam menyambut malam Lailatulqadar dan Idulfitri.
Apresiasi Kreativitas (Hadiah Rp200 Juta): Pemkab Karimun meningkatkan total hadiah secara signifikan menjadi sekitar Rp200 juta sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan kreativitas warga.
Inovasi Digital: Tahun ini, peserta diwajibkan memproduksi konten kreatif terkait lampu hias mereka untuk diunggah ke media sosial guna memperkuat promosi digital.
Dampak Luas Pariwisata: Konten-konten yang dihasilkan terbukti efektif menarik perhatian publik, dengan capaian puluhan ribu penonton bahkan dari luar daerah Kepulauan Riau.
“Kita ingin memastikan seluruh masyarakat merasakan semarak menyambut hari kemenangan. Melalui festival ini, kita tidak hanya menjaga tradisi leluhur, tetapi juga mendorong sektor pariwisata agar Kabupaten Karimun semakin dikenal luas di kancah nasional maupun internasional,” ujar Bupati.
Harapan untuk Ekonomi Kreatif
Melalui festival ini, Pemkab Karimun berharap pergerakan ekonomi kreatif di tingkat desa dan kelurahan semakin bergairah. Cahaya lampu hias yang menerangi sudut-sudut jalan di Karimun diharapkan menjadi simbol semangat masyarakat dalam membangun daerah yang lebih harmonis dan religius. (msa)




