Batam – Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) menggelar anjangsana dan silaturahmi ke Kantor Perum Bulog Cabang Batam, Rabu (4/2/2026) pagi.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini menjadi momentum penting mempererat hubungan kemitraan antara insan pers dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan tersebut.
Rombongan KJK dipimpin langsung oleh Ketua Umum, Ady Indra Pawennari, dan disambut hangat oleh Pimpinan Cabang Perum Bulog Batam, Guido XL Pereira, yang akrab disapa “Kaka Bos”, bersama jajaran manajemen Bulog Batam.
Turut hadir pula perwakilan BPW KKSS Kepri, yakni Sekretaris Amrullah Rasal dan Wakil Sekretaris Basok Ridwan.
Suasana keakraban tampak sejak awal pertemuan. Dialog terbuka pun mengalir membahas peran media dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, stabilisasi harga, dan edukasi publik terkait distribusi beras serta komoditas strategis lainnya di wilayah Kepulauan Riau, khususnya Batam.
Pimpinan Cabang Bulog Batam, Guido XL Pereira, mengapresiasi kunjungan KJK. Menurutnya, sinergi dengan media memiliki arti penting dalam memastikan masyarakat menerima informasi pangan yang akurat dan berimbang.
“Kami sangat menyambut baik silaturahmi ini. Media punya peran strategis dalam membantu Bulog menyosialisasikan program pemerintah, terutama soal ketersediaan pangan dan stabilisasi harga. Dengan dukungan rekan-rekan jurnalis, informasi bisa lebih cepat, tepat, dan tidak bias,” ujar Guido.
Guido menegaskan, Bulog Batam terus memperkuat stok cadangan pangan pemerintah (CPP) dan memastikan distribusi berjalan lancar, terutama menjelang hari besar keagamaan maupun periode rawan inflasi.
“Kami berkomitmen menjaga pasokan beras dan komoditas strategis lainnya tetap aman. Kolaborasi dengan KJK diharapkan bisa membantu mengedukasi masyarakat serta menangkal informasi yang keliru,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum KJK, Ady Indra Pawennari, menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya KJK membangun kemitraan yang konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan di Kepri, termasuk BUMN strategis seperti Bulog.
“Kami datang bukan hanya bersilaturahmi, tapi juga ingin membangun kerja sama yang berkelanjutan. KJK siap menjadi mitra strategis Bulog Batam dalam menyampaikan informasi kepada publik, terutama yang menyangkut kepentingan masyarakat luas,” ungkap Ady.
Ia menilai, keterbukaan informasi di sektor pangan sangat penting di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.
“Pers memiliki tanggung jawab sosial. Melalui kolaborasi ini, kami ingin ikut mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan, sekaligus mengawal kebijakan pemerintah agar tepat sasaran,” lanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga menyepakati sejumlah program kerja sama, di antaranya publikasi kegiatan Bulog, diskusi tematik seputar isu pangan, hingga rencana kegiatan sosial bersama melibatkan komunitas jurnalis.
Ady berharap, sinergi antara KJK dan Bulog Batam dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di Kepulauan Riau.
“Kami optimistis, kolaborasi ini akan melahirkan banyak program positif. Semoga ke depan KJK dan Bulog Batam bisa terus berjalan beriringan dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah, menandai semangat kebersamaan antara insan pers dan BUMN pangan dalam mengawal ketahanan pangan serta penyebaran informasi publik yang sehat dan berimbang. (Rap)




