Polairud Tegaskan Tidak Ada Miras di Insiden Mobil Terguling Pelabuhan Roro Jagoh

Pelabuhan RoRo Jagoh Lingga. (ft wandy)

Lingga – Kasat Polairud Polres Lingga, Iptu Lundu Herryson Sagala, memberikan klarifikasi terkait insiden mobil pikap yang terguling di Pelabuhan Roro Jagoh, Kecamatan Singkep Barat. Ia dengan tegas membantah isu yang beredar bahwa ada muatan minuman beralkohol (miras) di dalam kendaraan tersebut.

“Pada saat di lokasi, tidak ditemukan barang yang dimaksud. Yang ada hanya kaleng susu, beras, dan barang kebutuhan lainnya,” kata Lundu, Kamis (21/8/2025).

Pernyataan ini meluruskan kabar simpang siur yang sempat beredar pasca insiden. Pihak kepolisian hadir langsung di lokasi untuk memastikan kondisi dan keamanan barang muatan. Lundu meminta publik berhati-hati dalam menyebarkan kabar yang belum diverifikasi, karena informasi yang tidak benar justru dapat memperkeruh suasana.

“Kami minta agar informasi yang beredar tidak dipelintir dan tetap mengedepankan fakta,” tegasnya.


Pemilik Alami Kerugian Belasan Juta Rupiah

Meski isu miras terbantahkan, peristiwa tergulingnya pikap tersebut tetap menimbulkan kerugian materi bagi pemilik kendaraan. Sang pemilik mobil, Rafiq, mengaku terpukul dengan musibah tersebut. Kerugian tidak hanya pada barang, tetapi juga pada kondisi mobil yang harus diperbaiki.

“Sedih rasanya, saat sedang ditimpa musibah seperti ini, ada yang mengambil kesempatan. Kami merugi dari kejadian ini hampir sekitar belasan juta rupiah, termasuk dengan perbaikan mobil,” ungkap Rafiq.

Ia memperkirakan total kerugian mencapai sekitar Rp15 juta. Barang-barang yang hilang atau rusak antara lain 13 karung beras berukuran 5 kg, beberapa dus Milo, dan teh celup. Saat ini, mobil pikapnya telah masuk ke bengkel untuk perbaikan. (wan)