Wabup Jarmin Sambut Rombongan Kemenko Polhukam, Bahas Strategi Pengamanan Laut Natuna

Wabup Jarmin dan FKPD saat menyambut rombongan Kemenko Polhukam, pagi tadi. (ft rusdiandika)

Natuna – Wakil Bupati Natuna, Jarmin, menerima kunjungan kerja rombongan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Republik Indonesia di Bandara Lanud Raden Sadjad, Ranai, Rabu (18/6).

Kunjungan ini dalam rangka pelaksanaan Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Kegiatan Prioritas Pengawasan dan Pemeliharaan Keamanan, Keselamatan, serta Penegakan Hukum di wilayah yurisdiksi laut Indonesia, termasuk Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) dan sejumlah choke point strategis.

Rombongan dipimpin oleh Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan, Brigjen TNI Purwito, dan turut didampingi sejumlah pejabat dari instansi strategis di lingkungan Kemenko Polhukam.

Penyambutan dilakukan secara resmi di VIP Room Bandara oleh jajaran Forkopimda Natuna bersama Pemerintah Daerah. Hadir mendampingi Wakil Bupati antara lain Ketua DPRD Natuna, Kepala Kejaksaan Negeri, Danlanal Ranai, Danlanud RSA, Aslog Guspurla Koarmada I, Dansatrad 212 Ranai, Wadanyon Komposit 1/Gardapati, Pasi Intel Kodim 0318/Natuna, serta Kapolsek Bunguran Timur.

Usai penyambutan, rombongan melanjutkan perjalanan ke Hotel Jelita Sejuba untuk persiapan pelaksanaan forum koordinasi yang dijadwalkan berlangsung hari ini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjamin keamanan dan supremasi hukum di laut, khususnya di wilayah perbatasan seperti Natuna yang berada di jalur ALKI I dan berdekatan dengan beberapa choke point penting dalam peta pelayaran internasional.

Forum ini diharapkan dapat melahirkan rencana aksi terpadu yang melibatkan unsur pertahanan, intelijen, keamanan, dan kebijakan sipil. Tujuannya adalah mempertegas kehadiran negara serta meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum di laut, terutama di wilayah-wilayah rawan aktivitas ilegal seperti perikanan tanpa izin, pelanggaran batas wilayah, serta penyelundupan.

“Natuna adalah gerbang terdepan NKRI di utara. Kolaborasi dan sinergi pusat-daerah sangat penting untuk menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah ini,” ujar Wakil Bupati Jarmin.

Kegiatan ini juga menjadi cermin komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas kawasan, mendukung pembangunan daerah perbatasan, serta menjamin perlindungan terhadap sumber daya maritim Indonesia. (rap)