Tanjungpinang, Lendoot.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepri terus melakukan investigasi terkait netralitas aparatur sipil negara (ASN) di Pilkada 2024 yang digelar di Karimun, beberapa waktu lalu.
Seorang ASN berinisial Rf diduga menghadiri kampanye pasangan calon (Paslon) Ansar Ahmad-Nyanyang yang digelar di Perum Bukit PN Permai RT 007/ RW 001 Kelurahan Teluk Uma Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Sabtu (12/10/2024).
Dalam kampanye tersebut, Rf tampak hadir di lokasi saat Cagub Ansar Ahmad menyampaikan orasinya.
Maryamah, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kepri mengatakan akan segera melakukan investigasi sekaligus klarifikasi dari temuan tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi terlebih dahulu dengan Bawaslu Karimun. Mengingat, yang bersangkutan adalah ASN di Karimun. Oleh karena itu, kami mengarahkan ke Bawaslu Karimun untuk melakukan penelusuran secara berkala. Namun akan kami pantau perkembangannya sama mana nanti,” tegasnya.
Sebelumnya, aksi ASN juga dilakukan oknum lurah dan camat di Kota Batam yang berfoto bersama Calon Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Saat itu mereka berfoto bersama Li Claudia Chandra dengan latar belakang yang menunjukkan simbol paslon nomor urut dua.
Foto ini dilaporkan diambil saat penetapan nomor urut paslon di KPU Batam.
Maryamah juga menyayangkan sikap ASN tersebut, padahal Bawaslu Provinsi Kepri serta Bawaslu di tingkat kota dan kabupaten telah gencar melakukan sosialisasi dan pencerahan secara langsung.
Oleh karena itu, Maryamah menghimbau kembali agar seluruh ASN bisa menaati dan melaksanakan kode etik dan aturan-aturan yang sudah ditetapkan. Bukan malah menampakan diri berafiliasi dengan Paslon atau Parpol tertentu untuk menonjolkan diri ataupun mencari ‘sesuatu’ guna motivasi jabatan dan sebagainya. (fji)




