6 PAC BMI Kota Batam Resmi Dilantik, Nuryanto: Tancap Gas Menangkan Pemilu 2024!

Batam, Lendoot.com – Sebanyak enam Pimpinan Anak Cabang (PAC) Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Batam periode 2019-2024 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Batam, Pelantikan di Hotel Aston, Nagoya Thamrin City, Batam, berlangsung lancar dan khidmat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batam Nuryanto yang melantik PAC BMI Kota Kota Batam tersebut menyampaikan pesan agar pengurus selalu bekerja sama, berkolaborasi dari tingkat atas hingga  tingkat bawah, dan membantu masyarakat.

Menghadapi Pemilu 2024 mendatang, Nuryanto juga berpesan agar pengurus BMI tancap gas memenangkan Pemilu. “BMI ayo langsung bekerja memenangkan PDI Perjuangan di Pemilu 2024 mendatang,” pesan Nuryanto.

Sebanyak enam PAC yang dilantik di antaranya; Kecamatan Batam Kota, Sekupang, Bengkong, Lubukbaja, Batuampar dan Kecamatan Batuaji.

Hadir dalam proses pelantikan tersebut, di antaranya, Ketua DPD PDIP Provinsi Kepri Soerya Respationo, Ketua DPC PDIP Kota Batam, Nuryanto dan sejumlah bakal calon anggota dewan.

Pelantikan kepengurusan PAC BMI Kota Batam ditandai dengan penyerahan pataka BMI dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batam Nuryanto dan diserahkan kepada Ketua PAC BMI Kota Batam Suherman Sihombing dan disaksikan secara langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri Soerya Respationo.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batam Nuryanto turut menyerahkan SK pada pengurus PAC BMI Kota Batam.Ketua DPD BMI Provinsi Kepri, Asen serahkan SK pada pengurus PAC Kota Batam.

Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Batam periode 2019-2024 resmi dilantik di Hotel Aston, Nagoya Thamrin City, Batam, Minggu (11/6/2023).

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri Soerya Respationo mengingatkan kepada anggota BMI untuk ingat ajaran Bung Karno yang tertuang dalam Tri Sakti Bung Karno, yakni berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. Kemudian mengamalkan 4 Pilar Kebangsaan; Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Menghianati empat Pilar Kebangsaan, maka menghianati cita-cita Bung Karno. Pancasila sudah final, jangan pernah ada yang mencoba untuk mengganti dasar negara dan Ideologi negara kita,” kata Soerya. (rst)