Harga Telur di Karimun Tembus Rp55 ribu per Papan

rantai pasok berjalan lancar, stok melimpah, dan harga bapok terjangkau bagi masyarakat, pihaknya akan terus berupaya menjaga stabilitas harga dan rutin melakukan pantauan ketersediaannya secara langsung ke pasar tradisional, ritel modern, pengecer, pedagang, dan distributor. "Warga tak perlu panik, stabilitas harga bahan pokok tetap terkendali, stoknya juga mencukupi, kami terus pantau," ujar Vanda. Dari data yang disampaikannya, saat ini stok beras medium di sejumlah distributor terdapat 576,15 ton, dan stok beras premium 504,86 ton. Kemudian minyak goreng subsidi 0,60 ton, minyak goreng non subsidi 19,35 ton, gula pasir 10,56 ton. Selanjutnya, stok tepung terigu 108,78 ton, telur ayam 7.985 papan, cabai merah 5,40 ton, cabai rawit 4,00 ton, cabai hijau 3,03 ton, bawang merah 5,02 ton, bawang putih 4,76 ton.

Karimun, Lendoot.com – Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri mengalami kenaikan signifikan. Terutama harga telur, pekan sebelumnya masih di kisaran Rp45  ribu sampai Rp48 ribu per papan, per Kamis, 8 Mei 2023 sudah mencapai Rp50 ribu sampai Rp55 ribu per papannya.

Di Pasar Puan Maimun Karimun, beberapa pedagang sudah mematok harga jual telur per papan hingga Rp52 ribu per papannya. Sementara di beberapa toko kebutuhan pokok lainnya, sudah ada yang mematok harga Rp55 ribu per papan

“Itu Rp55 ribu per papan,” ujarnya seorang penjaga toko di bilangan Sei Lakam Karimun.

Pedagang menyebut penyebab kenaikan harga telur yang cukup tinggi itu karena telur yang berasal dari Medan Sumatra Utara itu harganya sudah mengalami kenaikan. (yud)