Jelang Tengah Malam, Kapolres dan Bupati Cek Bencana Longsor Natuna

Perjalanan tujuh jam, rombongan Bupati dan Kapolres Natuna serta personel sampai di Pulau Serasan. Mereka langsung melakukan peninjauan dan menemui masyarakat yang mengungsi akibat korban bencana tanah longsor. AKBP Nanang Budi Santosa Kapolsek Serasan Iptu Malik Mardiasyah, mengatakan saat ini masih ada puluhan orang meninggal dari 27 rumah yang tertimbun material tanah longsor. “Untuk evakuasi terus kami lakukan, namun dengan kewaspadaan tinggi, karena tanah masih labil dan masih terjadi longsor susulan,” ujar Malik Mardiasyah.

Natuna, Lendoot.com – Mendekati tengah malam, atau sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (6/3/2023) malam, rombongan bupati dari FKPD (Forum Pimpinan Daerah) baru dapat tiba di lokas bencana longsor di Desa Bangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natun.

Tampak Bupati Natuna Wan Siswandi, Kapolres Natuna AKBP Nanang Budi Santosa, Kepala Basarnas Natuna Abdurrahman,  Kasdim Mayor Inf  Janner Aruan dan personil TNI, Polri, Basarnas, BPBD Natuna dan unsur terkait lainnya tiba di Pulau Serasan tersebut.

Perjalanan tujuh jam, rombongan Bupati dan Kapolres Natuna serta personel sampai di Pulau Serasan. Mereka langsung melakukan peninjauan dan menemui masyarakat yang mengungsi akibat korban bencana tanah longsor.

AKBP Nanang Budi Santosa Kapolsek Serasan Iptu Malik Mardiasyah, mengatakan saat ini masih ada puluhan orang meninggal dari 27 rumah yang tertimbun material tanah longsor.

“Untuk evakuasi terus kami lakukan, namun dengan kewaspadaan tinggi, karena tanah masih labil dan masih terjadi longsor susulan,” ujar Malik Mardiasyah.

Untuk korban hilang, kata Nanang Budi Santosa, pihak masih berharap dan terus berdoa agar mereka selamat.  Nanang mengatakan untuk proses pertolongan, pencarian dan evakuasi korban kita lanjutkan pada, Selasa (7/3/2023) pagi. Dibantu jajaran TNI, Pemda, Basarnas dan BPBD serta relawan.

Untuk data korban berdasarkan rilis Tim Gabungan Tanggap Bencana Serasan & Serasan Timur pada tanggal : 07 Maret 2023 per Pukul  03.00 WIB;

 Data Meninggal : 10 Orang

Dinyatakan Hilang : 42 Orang

Korban Luka Berat : 4 Orang

Korban Kritis : 4 Orang ( akan dikirim ke Pontianak Besok Pagi)

Data Pengungsi :

Pengungsian PLBN : 219 Orang

Pengungsian Puskesmas : 215 Orang

Pengungsian Pelimpak & Mesjid Alfurqon : 500 orang

Total Pengungsi : 934 Orang

Rumah yang tertimbun: 27 Rumah

Bupati Wan Siswandi menyampaikan hujan selama 4 hari berturut-turut mengakibatkan banjir melanda desa genting yang berada di bawah kaki bukit. “Saat banjir surut, warga beramai ramai membersihkan rumahnya, naas saat itu tanah longsor langsung menghantam warga yang sedang gotong royong,” ujar Wan Siswandi.  (*/dan)