Sebentar Lagi Idul Fitri, Ratusan Calon Pegawai Pemkab Karimun Mengaku Miris Terkait Nasibnya

Karimun, Lendoot.com – Nasib ratusan calon pegawai Pemkab Karimun, yang terdiri dari CPNS (calon pegawai negeri sipil) dan PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja), tak tentu arah, bahkan sebagian mengatakan sangat memprihatinkan.

Sejak diumumkan lulus sebagai CPNS dan PPPK, Desember 2021 lalu, hingga kini tidak ada kejelasan pihak pemerintah daerah terkait keberadaan mereka. Sebagian sudah berhenti bekerja di tempat yang lama, sementara di Pemkab Karimun juga belum mendapatkan kabar penempatannya.

“Kami sudah berhenti kerja, sejak diumumkan lulus. Tapi sampai sekarang, kita juga tidak bekerja di Pemkab Karimun. Jadi tak tentu arah. Malah mau Lebaran, miris sekali nasib kami, bang,” ujar seorang PPPK yang namanya enggan disebut kepada Lendoot.com, pagi ini.

Seorang CPNS yang juga namanya wanti-wanti tidak disebutkan dalam berita mengatakan, sejak pengumuman lulus, bahkan saat mengikuti ujian CPNS, dirinya sudah tidak lagi bekerja karena perusahaan tempatnya bekerja, memberhentikannya secara hormat, karena memilih menjadi PNS.

“Praktis, sejak bulan 10 (Oktober 2021), sampai sekarang tak lagi bekerja. Saya pikir Januari atau Februari 2022 sudah bisa bekerja dan berpenghasilan, nyatanya tidak juga. Sampai nak raye (mau lebaran, red) gini, tak juga ada kabar. Sedih bang, Anak bini kami nak beraye pakai baju apa?” tutur CPNS tersebut dengan nada sedih.

Di daerah lain yang melakukan penerimaan CPNS dan PPPK seperti di Batam sudah bekerja sejak Maret 2022 ini. Sementara Bintan dan Anambas, sejak diumumkan lulus Desember lalu sudah mulai bekerja dalam minggu ini.

“Yang kita heran, mengapa kita di sini bisa seperti ini? Maksud kami, kalaulah memang takut bayar THR kami misalnya, bisa diumumkan sebelumnya kalau kita masuk nanti lepas Idul Fitri. Dan kita tidak menunggu tanpa kepastian seperti ini,” ujar PPPK lainnya.

Mirisnya, beberapa orang yang dari luar daerah seperti dari Sumber dan Pekan Baru yang diterima CPNS di Pemkab Karimun, memilih menunggu pengumuman lanjutan sebelum memutuskan balik kampung halaman dulu saat Idul Fitri nanti.

“Yang kasihan lagi kawan kami yang dari Padang. Dia mau pulang tak bisa karena tertahan info masuk kerjanya. Kalau saja misalnya diumumkan masuknya lepas Idul Fitri, kan dia bisa balik kampung dulu. Nah, sekarang ini serba salah jadinya,” ungkap seorang CPNS lainnya.

Mirisnya lagi, saat ini yang mendekati Idul Fitri, ratusan orang tersebut tidak lagi bekerja karena berhenti di pekerjaan sebelumnya dan menunggu ketidakapastian waktunya bekerja di Pemkab Karimun.

“Banyak yang sudah bekeluarga tak ada penghasilan. Malah mau Lebaran Idul Fitri lagi. Kasihan kan?” ujar warga lainnya.

Dari informasi yang diterima Lendoot.com, jumlah CPNS yang tercatat lulus CPNS sebanyak 257 orang dan yang lulus PPPK sebanyak 336 orang.

Kepala Dinas Kepegawaian dan SDM Kabupaten Karimun, Sudarmadi yang coba dikonfirmasi Lendoot.com, sedang tidak mengaktifkan ponselnya. Sekdakab Karimun Muhd Firmansyah juga sedang umrah di Tanah Suci Mekkah.

Rencananya pagi ini, ratusan orang akan mendatangi kantor DPSDM untuk meminta informasi kelanjutan status mereka. (msa)