Karimun, Lendoot.com – Kesadaran masyarakat Karimun dalam berlalulintas, masih rendah. Ini dibuktikan dengan sebanyak 518 masyarakat terjaring saat Satlantas Polres Karimun menggelar Operasi Keselamatan Seligi 2024.
“Ada 518 pengendara yang terjaring. Dari jumlah itu pelanggaran terbanyaknya tidak memakai helm,” ujar Kasat Lantas Polres Karimun, Iptu Dristica Brian A L terkait operasi yang digelar sejak awal Maret sampai 13 Maret 2024, siang tadi.
Kesalahan didominasi dengan tidak mengenakan helmet SNI, sebagian lagi tidak memasang nomor polisi pada kendaraannya, ada juga yang memakai knalpot brong hingga melanggar rambu-rambu lalin juga ditemukan.
Terhadap para pelanggar lalu lintas tersebut, kata Brian, tidak dilakukan penilangan. Hanya penegakan hukum dengan blanko teguran.
“Baru hanya ditegur. Jika kami dapati lagi pelanggar tersebut melakukan pelanggaran kembali langsung kami tilang,” tutur Brian. Operasi khusus kepolisian akan berakhir pada 17 Maret 2024. Tujuannya untuk mewujudkan kamseltibcarlantas secara preventif dan preemtif. (yud)




