Indragiri Hilir – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan terus membuktikan eksistensinya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pemanfaatan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), jajaran Seksi Kegiatan Kerja bersama warga binaan sukses melaksanakan panen raya kangkung sebanyak 40 kilogram, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan representasi dari keberhasilan pembinaan kemandirian yang dilakukan secara konsisten di balik jeruji besi.
Langkah produktif ini merupakan bentuk nyata implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya pada sektor ketahanan dan kemandirian pangan. Lapas Tembilahan bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan ekonomi yang tidak hanya fokus pada pembinaan mental, tetapi juga pembekalan keterampilan praktis.
Hasil panen ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan internal Lapas, sebuah langkah strategis untuk menciptakan ekosistem pangan mandiri dan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar.
Kepala Lapas Tembilahan, Prayitno, menegaskan bahwa pengelolaan lahan SAE merupakan sarana edukasi yang sangat berharga bagi warga binaan sebelum mereka kembali berakulturasi dengan masyarakat.
“Kami berkomitmen penuh untuk mengembangkan program ketahanan pangan ini secara berkelanjutan. Selain memastikan kebutuhan pangan warga binaan terpenuhi secara mandiri, yang terpenting adalah mereka memiliki bekal keterampilan bertani yang mumpuni sebagai modal hidup saat bebas nanti,” ujar Prayitno.
Pengelolaan lahan produktif di Lapas Tembilahan menunjukkan bahwa keterbatasan ruang bukan menjadi penghalang untuk tetap produktif. Melalui bimbingan teknis dari petugas kegiatan kerja, para warga binaan diajarkan cara mengolah lahan, perawatan tanaman, hingga teknik panen yang efisien.
Dengan keberhasilan panen ini, Lapas Tembilahan optimis dapat terus meningkatkan volume produksi dan varietas tanaman pangan lainnya, sekaligus memperkuat citra Lapas sebagai lembaga yang mampu mencetak pribadi yang terampil dan berdaya guna. (mhd)

