Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Warga Ranggam Tebing Unjuk Rasa di Kantor DPRD Karimun Tuntut Tanggungjawab Pengembang

Warga Ranggam Tebing saat menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Karimun, pagi ini. (ft msarih)

Warga Ranggam Tebing saat menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Karimun, pagi ini. (ft msarih)

Karimun, Lendoot.com– Warga Ranggam Kelurahan Tebing Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun menggelar unjuk rasa ke kantor DPRD Karimun, Senin (6/5/2024) menjelang siang tadi.

Mereka berorasi menuntut agar pengembang perumahan bertanggungjawab atas dampak banjir akibat usahanya membangun perumahan di dekat lokasi mereka.

Selain berorasi, suara tuntutan mereka juga disampaikan dengan tulisan di beberapa spanduk yang rata-rata berisi tentang tuntutan terhadap pengembang perumahan.

“Kami rakyat pak, bapak wakil kami di dewan kami harapkan perhatiannya,” ujar seorang pengunjuk rasa dengan pengeras suara.

Tuntutan juga disampaikan terhadap Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup serta Kimpraswil. Mereka meminta dinas terkait meninjau kembali izin yang telah diberikan kepada pihak pengembang.

Dalam tuntutannya, mereka meminta pihak pengembangan membangun drainase yang layak sehingga tidak menyebabkan banjir yang masuk ke rumah dan merugikan warga.

Masyarakat lainnya dalam unjuk rasa itu juga meminta pihak pengembang bertanggung jawab dengan melakukan ganti rugi terhadap kerusakan pagar, dan peralatan rumah tangga dikarenakan banjir.

Sekira 15 menit berorasi, para pendemo ditemui Wakil Ketua Komisi III DPRD Karimun Zaizulfikar dan sejumlah anggota DPRD Karimun lainnya.

Saat aksi demo tersebut, pria yang kerap disapa Boy Zulfikar itu mengatakan bahwa DPRD sudah menampung tuntutan masyarakat tersebut.

“Kami sudah menerima tuntutan aspirasi saudara-saudara. Setelah in kita duduk dan diskusi terkait tuntutannya, ya” ungkap Zaizulfikar di depan para pendemo yang dijaga ketat aparat kepolisian dan Satpol PP Karimun itu.

Boy juga mengutarakan rasa terima kasihnya kepada pendemo yang bersikap tertib selama unjuk rasa tersebut. Setelah melakukan pertemuan singkat, usulan warga diterima dan akan ditindaklanjuti DPRD Karimun. Tak lama kemudian warga membubarkan diri. (yud)

Exit mobile version