Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Wali Kota Batam Muhammad Rudi Sukses Tekan Inflasi saat Ramadan dan Idulfitri

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, Kota Batam berhasil menekan inflasi daerahnya saat Ramadan dan Idulfitri. “Di Batam terutama inflasi terkendali pasca lebaran. Dimana angkanya mengalami penurunan year to year dari 1,12 persen pada bulan April 2022, menjadi 0,47 persen pada April 2023,” ujar Muhammad Rudi, Rabu (3/5/2023).

Sekdako Batam Jefridin (kiri) dan Wali Kota Batam Muhammad Rudi. (ft mcbatam)

Batam, Lendoot.com – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, Kota Batam berhasil menekan inflasi daerahnya saat Ramadan dan Idulfitri.

“Di Batam terutama inflasi terkendali pasca lebaran. Dimana angkanya mengalami penurunan year to year dari 1,12 persen pada bulan April 2022, menjadi 0,47 persen pada April 2023,” ujar Muhammad Rudi, Rabu (3/5/2023).

Ini disampaikan Muhammad Rudi didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin saat rapat virtual yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dari Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri.

Ada juga di rapat tersebut Kepala Badan Pusat Statitik (BPS), Badan Pangan Nasional, dan stakeholder lainnya. Serta gubernurb Bupati dan wali kota se- Indonesia.

Usai rakor Wali Kota Batam, Muhammad Rudi juga menyampaikan bahwa selama Ramadan dan Idulfitri, Pemklo Batam terus berusaha mengendalikan inflasi melalui operasi pasar murah.

“Dengan upaya yang kita lakukan, pangan di Batam allhamdulilah terkendali dan masyarakat tidak ‘panic buying’. Stabilitas dan keamanan ini yang kita jaga supaya ekonomi dan pembangunan bisa berjalan,” ujar Rudi.

Sementara itu, Tito Karnavian mengatakan sebagian besar masyarakat masih merasa bahwa harga kebutuhan pokok belum terkendali.

“Tadi disampaikan Bapak Mendagri, bahwa keluhan masyarakat terkait tingginya harga pangan karena pertama masyarakat tidak memahami situasi gejolak pangan dunia, dan kedua bervariasinya angka inflasi di tiap daerah,” kata Rudi menyampaikan hasil rakor.

Sehingga melalui kedua hipotesa tersebut, Mendagri meminta kepada Kepala Daerah untuk dapat mensosialisasikan kepada masyarakat terkait inflasi dan situasi perekonomian dunia, juga inflasi di Indonesia yang terkendali, agar tumbuh kepercayaan terhadap pemerintah, baik pusat maupun daerah.

mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah rutin tahun 2023.

Mendagri, Tito Karnavian dalam rapat virtual tersebut menyampaikan, kegiatan yang cukup besar pada perayaan Hari Raya kemarin memunculkan permintaan yang tinggi pada bulan April. Namun masih terkendali.

“Meski ada perayaan musiman, namun year to year (dari tahun ke tahun) inflasi Indonesia turun dari 4,97 persen menjadi 4,33 persen. Dimana trennya semakin baik,” ujar Mendagri Tito.

Mendagri Tito menambahkan, posisi inflasi Indonesia sendiri berdasarkan data yang dipublish dunia berada di urutan 145 dari 166 negara terbawah urutan inflasi tertinggi. Dimana menurutnya, urutan ini membuktikan makin terkendalinya inflasi di Indonesia bahkan lebih baik dari negara tetangga Singapura dan Filipina. (*/msa)

Exit mobile version