Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Wabup Rocky Sebut MTQ Pilar Penting Mewujudkan Karimun yang Religius dan Berkarakter

Wabup Rocky M Bawole saat menutup MTQ Desa Tulang. (ft kominfokarimun)

Wabup Rocky M Bawole saat menutup MTQ Desa Tulang. (ft kominfokarimun)

Advetorial

Semangat syiar Islam dan kecintaan terhadap Al-Qur’an kembali bergema di Kecamatan Selat Gelam. Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, S.Sos., M.M., secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) IV Tingkat Kecamatan Selat Gelam Tahun 2026 yang berlangsung di Astaka MTQ Pulau Tulang, Kamis (4/6/2026).

Perhelatan akbar keagamaan yang berlangsung penuh khidmat dan semarak tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai Islam di tengah masyarakat pesisir Kabupaten Karimun.

Pada ajang yang diikuti oleh kafilah dari Desa Selat Gelam, Desa Parit, dan Desa Tulang itu, tuan rumah Desa Tulang berhasil keluar sebagai Juara Umum setelah menunjukkan prestasi gemilang di berbagai cabang perlombaan.

Acara penutupan turut dihadiri Camat Selat Gelam, unsur Forkopimcam, Kapolsek Karimun, para kepala desa se-Kecamatan Selat Gelam, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan MTQ IV Tingkat Kecamatan Selat Gelam.

Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, melainkan wadah pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

“MTQ bukan hanya perlombaan untuk mencari qari dan qariah terbaik. Lebih dari itu, MTQ merupakan syiar Islam yang memiliki peran strategis dalam membentuk generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” ujar Rocky.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Melayu Karimun sejak dahulu dikenal sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat bersendi syarak dan syarak bersendi Kitabullah. Karena itu, kegiatan MTQ menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya dan nilai-nilai religius yang telah diwariskan oleh para pendahulu.

“MTQ merupakan bagian penting dalam menjaga jati diri masyarakat Melayu yang selama ini dikenal dengan nilai-nilai Islam yang kuat. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mempererat silaturahmi antarwarga, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menjadikan MTQ sebagai momentum meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, bukan hanya saat perlombaan berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, tantangan generasi muda di era digital semakin kompleks, sehingga diperlukan benteng moral yang kuat melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Melalui MTQ, kita perkuat syiar Islam, memperbaiki akhlak generasi muda, serta memastikan nilai-nilai Al-Qur’an tetap menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tegasnya.

Penutupan MTQ IV Kecamatan Selat Gelam berlangsung meriah dengan pengumuman para pemenang serta penyerahan trofi dan penghargaan kepada kafilah berprestasi. Keberhasilan penyelenggaraan MTQ tahun ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh desa untuk terus meningkatkan pembinaan tilawah, tahfiz, dan pemahaman Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Lebih dari sekadar kompetisi, MTQ IV Kecamatan Selat Gelam menjadi bukti nyata bahwa semangat membumikan Al-Qur’an terus hidup dan tumbuh di Kabupaten Karimun, sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berkarakter. (**)

Narasi dan Foto-foto: Diskominfo Karimun

Exit mobile version