NATUNA – Wakil Bupati Natuna Jarmin, S.E. meminta proses penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah (BanPang) di Kabupaten Natuna diawasi bersama untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Pesan tersebut disampaikan Jarmin saat menghadiri penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah periode Juli–September 2026 di Puskesmas Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi, Kamis (10/9/2026).
Jarmin menegaskan, pengawasan diperlukan agar bantuan pemerintah dapat disalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, tanggung jawab menjaga ketepatan penyaluran tidak hanya berada pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.
“Pengawasan bersama ini sangat penting untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Jarmin.
Ia mengajak pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perangkat desa, tokoh masyarakat hingga penerima manfaat untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan program tersebut.
Jarmin juga meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan apabila menemukan kekeliruan, permasalahan, maupun hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam proses penyaluran bantuan.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga agar program pemerintah ini dapat berjalan dengan baik. Jangan sampai bantuan yang seharusnya menjadi hak masyarakat justru tidak diterima secara utuh atau tidak tepat sasaran,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada jajaran yang terlibat dalam penyaluran agar memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai mekanisme penerimaan bantuan.
Seluruh proses, lanjutnya, harus dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
9.054 Penerima BanPang di Natuna
Pada periode Juli–September 2026, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Natuna tercatat sebanyak 9.054 penerima.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan 1.733 penerima atau 23,67 persen, dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sebanyak 7.321 penerima.
Sementara di Desa Batubi Jaya, jumlah penerima tercatat sebanyak 186 PBP, atau bertambah enam penerima.Setiap penerima mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan sesuai alokasi program.
Pimpinan Cabang Bulog Ranai, Pencius Siburian menyampaikan, Perum BULOG mendapat amanah untuk menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat penerima manfaat secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.
“Program BanPang ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat serta membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Natuna Marwan Sjahputra, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Wan Syazali, Kepala Dinas Kesehatan Hikmat Aliansyah, Kepala Dinas Sosial Puryanti, anggota DPRD Natuna Lamhot Sijabat, Direktur RSUD Natuna dr. Ari Fajarudi, Camat Bunguran Batubi Mikrayatulhayat, Kepala Desa Batubi Jaya Sumarno, serta unsur TNI-Polri dan masyarakat penerima bantuan.
Di kesempatan yang sama, Camat Bunguran Batubi Mikrayatulhayat turut menyampaikan kondisi wilayahnya yang dalam sepekan terakhir mengalami sejumlah kebakaran dan kepungan asap.
Ia mengapresiasi perhatian pemerintah melalui penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat di wilayah tersebut.Jarmin berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membantu meringankan beban ekonomi.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Natuna akan terus mendorong program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dengan dukungan dan partisipasi seluruh pihak.
“Mari kita bangun budaya saling mengawasi, saling mengingatkan, dan saling menjaga, sehingga setiap bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat” ungkapnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pangan secara simbolis kepada penerima manfaat dan foto bersama. (Rap)

