Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Vaksinasi PMK, Dinas Pangan dan Pertanian Karimun Mulai Lakukan Pendataan

peternak dari Kampung Karang Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya Kabupaten Bintan mengatakan sebanyak 17 ekor sapi miliknya sudah dipesan orang untuk Idul Kurban pada pascalebaran Idul Fitri kemarin. “Sekarang stoknya sudah kosong, permintaan sebenarnya banyak sekali. Sudah banyak yang nelpon saya minta sapi, tapi kosong. Yang 17 ekor di kandang itu sudah pesanan orang semua,” ungkap Amat, pagi tadi. Amat mengaku jika sudah dua tahun terakhir bibit sapi tidak masuk lagi ke kandangnya lagi lantaran sulitnya mendatangkan dari luar.

Peternakan sapi. (foto dok lendoot.com)

Karimun, Lendoot.com – Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri melakukan pendataan terhadap hewan- hewan ternak yang akan menerima vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Pendataan dilakukan setelah Provinsi Kepri dipastikan menerima 10.000 vaksin PMK dari Pemerintah Pusat. Meskipun, Karimun masih zona hijau penyebaran PMK, namun vaksinansi tetap dilakukan sebagai langkah pencegahan.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Karimun Sukriyanto Jaya Putra mengatakan, vaksinasi PMK tidak dilakukan untuk seluruh hewan ternak di Karimun, melainkan beberapa heean ternak yang memiliki kriteria khusus, salah satunya sapi betina yang produktif.

“Vaksinasi PMK dimulai pada Agustus mendatang. Tapi tidak semua divaksin, salah satunya kriteria itu sapi betina yang produktif,” kata Sukri, Jumat (29/7/2022).

Sukri menjelaskan, Upaya pencegahan dengan vaksin PMK diharapkan menjadi solusi agar PMK tak meluas. Selain kriteria sapi yang disebutkan tersebut,  vaksinasi hanya bisa diberikan kepada hewan ternak yang sehat dan tak memiliki riwayat pernah berada satu kandang dengan ternak sakit.

“Untuk Karimun belum ditemukan kasus. Saat ini, sedang kami lakukan pendataan, jadi tidak semua dapat vaksin. Misalnya, di peternak A ada beberapa ekor sapi, jadi beberapa itu yang akan diberikan,” katanya.

Sukri juga menjelaskan, vaksin bukqn hanya diberikan kepada hewan ternak jenis sapi, melainkan diberikan juga untuk kambing, domba dan hewan jenis kuku belah lainnya.

“Selain vaksin ini, kami juga terus lakukan pengawasan untuk memastikan tidak ada PMK di Karimun,” katanya. (rko)

Exit mobile version