
Bintan, Lendoot,com – Turis asal negara Singapura skema travel bubble tiba di Lagoi Bintan, Jumat (25/2/2022).
Sebanyak 36 orang Wisatawan Mancanegara (Wisman) asal negeri Singa itu tiba menggunakan kapal feri.
Kapal bersandar di Pelabuhan Bandar Bentan Madani (BBT) Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau sekira pukul 11.00 WIB.
Turut ikut dalam rombongan 6 orang dari Kedutaan Besar RI di Singapura serta agen perjalanan dan beberapa awak media Singapura.
Kedatangan wisman travel bubble tersebut disambut oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari, Bupati Bintan Roby Kurniawan, Asisten II Setdaprov Kepri Syamsul Bahrum, Kepala KKP Kelas II Tanjungpinang Agus Jamaludin, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, Jubir Satgas Covid19 Kepri Tjetjep Yudiana, GM Bintan Resort Cakrawala Abdul Wahab dan Kepala OPD Pemprov Kepri.
Dengan kedatangan itu Ansar berharap pilot project travel bubble ini bisa menjadi langkah awal yang sukses dilaksanakan. Tujuannya agar kelemahan-kelemahan yang ada dapat dievaluasi.
“Evaluasi akan terus dilakukan berkoordinasi dengan Kemenko Perekonomian. Kalau sebulan berjalan baik dan omicron dapat dijaga, saya kira sudah saatnya membuka travel menyeluruh di Kepri,” kata Ansar.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Ansar juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada KKP, Dirjen Imigrasi Kemenkumham, dan seluruh pihak yang membantu terlaksanakanya travel bubble.
“Persiapan kita yang cukup lama sehingga ini menjadi starting point. Ini wisman perdana ke Bintan setelah dua tahun pandemi Covid-19. Semoga terus berlanjut, dan jumlah yang datang makin bertambah,” ungkap Gubernur
Asdep Kemenko Perekonomian, Kartika Listiana dalam kesempatan tersebut mengamini pernyataan Gubernur Ansar. Ia menekankan pihaknya bersama Pemprov Kepri dan Pengelola Kawasan Pariwisata Lagoi dan Nongsa akan melakukan evaluasi rutin terhadap pelaksanaan travel bubble ini.
Pihaknya juga mengapresiasi kesiapan pihak BRC dalam menjalankan kebijakan travel bubble karena pengelola sudah menyiapkan fasilitas pemeriksaan PCR, serta ruang isolasi sebagai antisipasi apabila ada pelancong yang dinyatakan terpapar Covid-19.
“Semua siap sesuai dengan ketentuan pemerintah. Kita optimis, travel bubble ini pasti bisa mendorong kembali ekonomi pariwisata, khususnya Bintan,” ujar Kartika.
