Natuna – Dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 TA 2025, Kodim 0318/Natuna menggelar penyuluhan tentang bahaya terorisme dan paham radikalisme di Aula Kantor Camat, Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, kemarin.
Kegiatan ini bekerja sama dengan Bakesbangpol menggelar penyuluhan tentang bahaya terorisme dan radikalisme di Desa Tanjung, Natuna.
Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang ancaman terorisme dan pentingnya persatuan bangsa. Materi disampaikan oleh Dr Aj Suhardi S.T., S.IP., M.Si, yang menjelaskan faktor penyebab dan dampak terorisme serta radikalisme, serta cara pencegahannya. Kegiatan ini menekankan peran pemuda dan pelajar dalam menangkal ideologi ekstremisme.
Hadir dalam kegiatan Pasiter Kodim 0318/Natuna Lettu Arh E. Sinurat diwakili Babinsa Desa Tanjung Serka Yudi Teguh, Sekcam Bunguran Timur Laut, Gunawan, S.Pd.
Aj Suhardi dalam pemaparan materinya menjelaskan bahwa terorisme merupakan tindakan yang dilakukan individu atau kelompok untuk menimbulkan ketakutan, menciptakan instabilitas, dan mencapai tujuan politik, ideologi, atau agama dengan cara-cara yang melanggar hukum, norma, dan etika.
“Sedangkan radikalisme adalah paham yang mendorong perubahan drastis dalam sistem sosial, politik, atau keagamaan dengan cara ekstrem,” Jelasnya.
Ia menyebutkan ada beberapa faktor penyebab terorisme dan radikalisme yakni, secara individu dimana mengalami trauma, keterpinggiran sosial, dan lain-lain, aspek sosial berupa ketidakadilan dan marjinalisasi, aspek ideologi Ekstrem yang terpapar paham radikal melalui media sosial kemudian aspek Identitas berupa Krisis identitas dan aspek pendidikan seperti pemahaman agama dan ideologi yang salah. (rap)

