Karimun, Lendoot.com – Terhentinya pendistribusian air bersih oleh PDAM Tirta Mulia Karimun disebabkan adanya pemeliharaan dan kebocoran pipa di sejumlah titik jaringan air bersih di wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.
Hal itu langsung disampaikan Direktur Utama Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Mulia Karimun Herry Budhiartho, Senin (14/11/2022).
Herry menyampaikan, terdapat sejumlah titik pendistribusian air yang mengalami ngangguan, sehingga menyebabkan terhentinya penyaluran air bersih kepada masyarakat untuk sementara.
“Untuk wilayah Kecamatan Meral ada pekerjaan revitalisasi lintasan pipa Galvanis di 5 titik, selain itu juga ada pemasangan Pompa IPA 37 Kw. Karena itu, pendistribusian di wilayah Meral ternganggu, akan tetapi hari ini informasinya sudah selesai dan 1×24 jam akan kembali normal,” kata Herry, Senin (14/11/2022).
Lanjutnya, ngangguan pendistribusian air juga terjadi di wilayah Kecamatan Karimun, disebabkan adanya kebocoran pipa di kawasan Kampung Harapan, Kecamatan Tebing sehingga membuat penyakuran air menjadi ternganggu.
“Kabar terakhir sudah selesai, dan pendistribusian air bersih sudah normal kembali,” ujarnya.
Sementara untuk wilayah Kecamatan Tebing, Kebocoran Pipa juga terjadi pada Minggu (13/11/2022) dinihari. Ia menyebutkan, untuk perbaikan jaringan langsung dilakukan hingga Senin dinihari.
Akan tetapi, perbaikan jaringan terkendala akibat cuaca hujan sehingga harus dilanjutkan di Senin (14/11/2022) pagi.
“Tadi pagi sudah dilanjutkan perbaikan, insyaAllah selesai hari ini, medannya cukup sulit,” jelas Herry.
Ia menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat, khususnya pelanggan PDAM Tirta Mulia Karimun. Pihaknya terus berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami meminta maaf sebesar-besarnya, dan kami mohon doa dari masyarakat, semoga perbaikan berjalan lancar dan air bisa kembali normal didistribusikan,” kata Herry.
(rko)

