Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam meluncurkan aplikasi Manajemen Talenta Batam (MANTAB) pada Senin (8/12/2025). Inovasi digital ini dirancang untuk mengatasi tantangan penyerapan tenaga kerja terampil dengan cara mengoneksikan secara langsung pencari kerja dan pemberi kerja.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan peluncuran MANTAB sangat penting mengingat adanya paradoks di Batam. Meskipun realisasi investasi hingga triwulan III 2025 telah mencapai Rp54,7 triliun (91% dari target), tingkat pengangguran terbuka masih berada di angka 7,68% (sekitar 50–51 ribu orang).
“Manajemen Talenta Batam ini sebuah aplikasi yang mengoneksikan pencari kerja dan pemberi kerja. Rekrutmennya melihat tenaga kerja yang berkompetensi dan memiliki skill,” ujar Amsakar.
Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyebut MANTAB hadir pada momentum yang tepat, mengingat Batam memiliki 1.900 perusahaan aktif dan sejumlah kawasan industri besar.
MANTAB memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan Kecerdasan Artifisial (AI) untuk memetakan kompetensi pencari kerja dan memadankannya secara otomatis dengan kebutuhan industri. Calon tenaga kerja cukup memasukkan data diri, dan perusahaan dapat melakukan rekrutmen berbasis kompetensi dengan cepat dan terukur.
“Investasi besar, ekonomi tumbuh, tetapi tenaga kerja belum sepenuhnya menjawab tantangan. Ini paradoks yang harus kita pecahkan,” tegas Fary.
Ke depan, BP Batam juga akan menggandeng perguruan tinggi untuk menyediakan sertifikasi nasional dan internasional, memastikan tenaga kerja lokal memenuhi standar global. Inovasi ini menjadi upaya BP Batam mewujudkan peningkatan serapan tenaga kerja yang efektif dan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Batam. (*/rst)

