Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

SKK Migas-KKKS Perkuat Sinergi dengan Jurnalis Natuna, Dukung Ketahanan Energi Nasional

Diskusi interaktif mewarnai Media Gathering SKK Migas–KKKS Kepulauan Riau bersama jurnalis Natuna di Natuna Dive Resort, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi antara pelaku industri hulu migas dan insan pers untuk memperkuat sinergi, keterbukaan informasi, serta mendukung ketahanan energi nasional melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan profesional.

Natuna – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Kepulauan Riau menggelar Media Gathering SKK Migas–KKKS Kepulauan Riau Bersama Jurnalis Natuna 2026 di Natuna Dive Resort, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan dihadiri Divisi Program Komunikasi SKK Migas bersama SKK Migas Perwakilan Sumbagut, KKKS wilayah Kepri yang terdiri atas Medco E&P Natuna Ltd., Prime Natuna EP, Star Energy (Kakap) Ltd., West Natuna Exploration Ltd., Pertamina East Natuna, Prima Energy North West Natuna Pte. Ltd., dan Kufpec Indonesia (Anambas) B.V., serta organisasi profesi wartawan Kabupaten Natuna.

Dalam sesi edukasi, peserta memperoleh update mengenai perkembangan industri hulu migas nasional dan kontribusinya dalam menjaga ketahanan energi serta mendorong pembangunan daerah.

Mengusung tema “Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Riau dan Insan Media Natuna dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara industri hulu migas dan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan SKK Migas Sumbagut, KKKS yang beroperasi di wilayah Kepulauan Riau, serta para jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Natuna.

Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Angga Widayana, mengatakan industri hulu migas memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional. Karena itu, dibutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk media, agar masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai sektor hulu migas.

Menurutnya, media menjadi mitra penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif terkait kegiatan industri migas.

“Ketahanan energi nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun pelaku industri, tetapi juga membutuhkan dukungan media melalui penyampaian informasi yang objektif dan dapat dipercaya. Kolaborasi yang baik antara SKK Migas, KKKS, dan insan pers harus terus diperkuat,” ujarnya.

Selanjutnya, mewakili KKKS wilayah Kepulauan Riau, Hery Ruslan menyampaikan bahwa seluruh KKKS yang beroperasi di Kepulauan Riau menjalankan amanah negara untuk mendukung ketahanan energi nasional di bawah pengawasan SKK Migas.

Ia mengatakan, penyelenggaraan media gathering merupakan bentuk apresiasi kepada insan pers yang selama ini telah menyajikan pemberitaan positif, berimbang, dan profesional mengenai kegiatan industri hulu migas.

“Kami beroperasi di wilayah Kepulauan Riau menjalankan amanah negara untuk mendukung ketahanan energi nasional, dan seluruh kegiatan kami berada di bawah pengawasan SKK Migas. Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan apresiasi kepada rekan-rekan wartawan atas pemberitaan yang positif, berimbang, dan profesional,” katanya.

Hery juga menyampaikan rasa bangga terhadap capaian jurnalis Natuna yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dalam kompetisi jurnalistik yang diselenggarakan SKK Migas.Menurutnya, karya jurnalistik wartawan Natuna telah membuktikan kualitasnya hingga mampu bersaing dengan jurnalis dari daerah lain yang setiap hari meliput sektor migas.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media di Natuna. Karya teman-teman sudah diakui di tingkat nasional. Kami sangat bangga karena wartawan Natuna mampu mengalahkan wartawan yang sehari-hari meliput industri migas. Semoga prestasi yang telah diraih dapat kembali diukir pada kesempatan berikutnya,” ucapnya.

Sementara itu, Perwakilan Wartawan Kabupaten Natuna, Ramayulis Piliang, menyampaikan apresiasi kepada SKK Migas Perwakilan Sumbagut beserta seluruh KKKS wilayah Kepulauan Riau yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

“Atas nama insan pers Kabupaten Natuna, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada SKK Migas Perwakilan Sumbagut beserta seluruh KKKS wilayah Kepulauan Riau yang telah menginisiasi kegiatan ini. Kami memandang kegiatan seperti ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, membangun saling pengertian, serta meningkatkan sinergi antara dunia industri hulu migas dan media,” ujar Ramayulis.

Ia menegaskan bahwa jurnalis memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Menurutnya, hubungan yang baik dengan SKK Migas dan KKKS menjadi bagian penting dalam mendukung penyajian informasi yang berkualitas.

Ramayulis juga menilai sektor hulu migas memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Oleh karena itu, komunikasi yang terbuka, transparan, dan saling menghargai antara perusahaan dan media akan membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai aktivitas industri migas di Natuna dan Kepulauan Riau.

“Kami berharap kegiatan hari ini tidak berhenti sebagai seremoni semata, tetapi menjadi momentum untuk mempererat kemitraan yang selama ini telah terjalin dengan baik. Semoga ke depan koordinasi, keterbukaan informasi, dan kolaborasi positif antara media dengan SKK Migas serta KKKS semakin kuat dan berkelanjutan,” tuturnya.

Media gathering berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara pelaku industri migas dan insan pers mengenai berbagai isu strategis sektor energi.

Melalui kegiatan tersebut, SKK Migas bersama KKKS berharap sinergi yang telah terjalin dengan media di Natuna terus diperkuat sehingga penyebarluasan informasi mengenai industri hulu migas dapat dilakukan secara lebih efektif, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya sektor migas dalam menjaga ketahanan energi nasional. (Rap)

Exit mobile version