Karimun — Pemerintah Kabupaten Karimun menerima kunjungan kerja strategis dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti di RSUD Muhammad Sani, kemarin. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi pelayanan kesehatan melalui pengembangan sistem rujukan medis yang lebih efektif, terintegrasi, dan inklusif di wilayah kepulauan.
Rombongan Pemkab Kepulauan Meranti dipimpin langsung oleh Bupati H. Asmar, didampingi Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran manajemen rumah sakit terkait. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, bersama jajaran direksi dan manajemen RSUD Muhammad Sani.
Kunjungan studi banding ini difokuskan pada pemetaan potensi kerja sama rujukan medis bagi masyarakat Meranti ke RSUD Muhammad Sani, mengingat akses geografis yang cukup terjangkau. Selain itu, kedua belah pihak membahas secara mendalam mengenai:
Tata Kelola Rumah Sakit: Transformasi manajemen menuju pelayanan yang lebih akuntabel.
Modernisasi Fasilitas Medis: Pemanfaatan alat kesehatan mutakhir untuk penanganan kasus-kasus spesialis.
Pengembangan SDM Kesehatan: Pertukaran informasi dan peningkatan kompetensi tenaga medis antarwilayah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen penuh untuk membuka ruang kolaborasi lintas daerah demi kepentingan kemanusiaan.
“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar yang tidak boleh terhambat oleh batasan administratif wilayah. Masyarakat harus bisa mengakses layanan medis secara cepat, layak, dan merata. Kami menyambut baik sinergi ini untuk menjadikan RSUD Muhammad Sani sebagai rujukan regional yang andal,” ujar Rocky.
Bupati Kepulauan Meranti mengapresiasi kesiapan RSUD Muhammad Sani dalam memberikan pelayanan kesehatan yang prima. Ia berharap kerja sama ini dapat segera diimplementasikan secara teknis, sehingga masyarakat Kepulauan Meranti yang membutuhkan penanganan medis spesialis memiliki pilihan rujukan yang lebih dekat dan berkualitas.
Pertemuan ini diakhiri dengan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas unggulan di RSUD Muhammad Sani, termasuk ruang perawatan intensif dan pusat layanan diagnostik, guna memastikan kesiapan operasional dalam menerima pasien rujukan antar-kabupaten. (msa)

