Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Semangat Kemerdekaan, SAR Natuna Apresiasi Peran Strategis Media dalam Misi Kemanusiaan

Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman menyampaikan apresiasi atas peran strategis insan pers dalam mendukung tugas kemanusiaan, khususnya penyebarluasan informasi keselamatan kepada masyarakat di Natuna dan Kepulauan Anambas. Sinergi SAR dan media dinilai penting dalam membangun budaya sadar keselamatan di wilayah perbatasan.

NATUNA – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna untuk mengapresiasi peran strategis insan pers dalam mendukung tugas-tugas kemanusiaan, khususnya penyebarluasan informasi keselamatan kepada masyarakat di wilayah Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh awak media yang selama ini aktif memberitakan berbagai program dan kegiatan SAR, mulai dari latihan, pelatihan, edukasi keselamatan hingga pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

Menurutnya, pemberitaan media memiliki peran penting dalam memastikan informasi keselamatan dapat menjangkau masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar.

“Peran media di Natuna dan Anambas sangat sentral dalam mendukung seluruh program kerja kami, mulai dari latihan, pelatihan hingga operasi SAR,” ujar Abdul Rahman pada Sabtu (15/08/2026).

Ia mengatakan, momentum HUT ke-81 RI dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” juga menjadi pengingat bahwa semangat kedaulatan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan dan pertahanan wilayah, tetapi juga melalui upaya menjaga keselamatan masyarakat.

“Kami percaya kedaulatan dimulai dari hal kecil, termasuk keselamatan di laut. Peran media telah membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan sejak dini,” katanya.

Abdul Rahman menyebut, meningkatnya keterlibatan sekolah, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, dalam kegiatan edukasi SAR menjadi salah satu bukti semakin tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan.

Kegiatan tersebut, lanjutnya, sejalan dengan tugas Basarnas dalam melakukan pemasyarakatan SAR sekaligus membangun budaya sadar keselamatan sejak dini.

Ia juga mengapresiasi dukungan wartawan dalam penyebarluasan informasi saat terjadi kondisi kedaruratan, khususnya kecelakaan kapal maupun kejadian yang membutuhkan penanganan SAR.

“Dalam beberapa operasi SAR terkait kecelakaan kapal beberapa waktu lalu, peran media sangat vital. Informasi mengenai kejadian dapat segera tersebar, sehingga masyarakat maupun aparat pemerintah dapat langsung mengetahui dan mengambil tindakan apabila terjadi di sekitarnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Abdul Rahman menegaskan, kemitraan antara SAR dan media bukan sekadar hubungan dalam penyampaian informasi, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama memperkuat kepedulian dan keselamatan masyarakat.

Media, kata dia, menjadi jembatan yang menghubungkan pelaksanaan operasi di lapangan dengan masyarakat luas. Pemberitaan yang cepat, akurat dan berimbang juga dapat mendorong partisipasi masyarakat serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Sinergi ini penting agar nilai-nilai kemanusiaan dan pesan keselamatan dapat semakin mengakar, sehingga budaya sadar selamat dapat terwujud di tengah masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan seperti Natuna dan Anambas,” pungkasnya.

Kantor SAR Natuna berharap sinergi dengan insan pers dapat terus diperkuat, sehingga setiap informasi terkait keselamatan dan operasi pencarian serta pertolongan dapat tersampaikan secara cepat dan tepat kepada masyarakat.

Bagi wilayah kepulauan dan perbatasan seperti Natuna dan Anambas, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang tanggap terhadap kondisi darurat sekaligus memperkuat semangat kemanusiaan di ujung utara Indonesia. (Rap)

Exit mobile version