Karimun – Sampah yang menumpuk di sejumlah tempat-tempat pembuangan sementara atau TPS kini sudah mulai berkurang. Salah satunya, TPS Pasar Puan Maimun.
Hal ini terjadi setelah Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole datang ke lokasi dan turun tangan mengatasi masalah sampah itu.
Selama delapan hari sampah menumpuk bahkan meluber ke badan jalan di TPS, dikarenakan tidak terangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) Sememal.
Dengan menurun sejumlah alat berat dan truk, pada Sabtu pagi kemarin Wabup Rocky bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan pembersihan sampah menumpuk.
“Alhamdulillah, permasalahan sampah yang menumpuk berhari-hari kini mulai teratasi. Seperti di TPS Pasar Puan Maimun, jumlah sampah yang diangkut ke TPA sekitar 15 truk,” ujar Rocky, Minggu (23/2/2025).
Dia mengatakan, aksi yang dilakukan semalam berhasil memberhasil tumpukan sampah di 19 titik atau TPS. “Totalnya ada 32 titik, hari ini masih lanjut membersihkan di 12 titik lagi,” tutur Rocky.
Ia menyebutkan, sejalan dengan pembersihan sampah menumpuk, juga menurunkan alat berat di TPA Sememal. “Kita juga mulai menata yakni merapikan sampah di TPA agar lahannya lebih lapang lagi,” kata Rocky.
Tidak hanya permasalahan sampah, Wabup Karimun, Rocky juga berhasil mengakhiri aksi mogok kerja petugas kebersihan terdiri dari sopir amrol, truk, pickup, tosa dan ABK nya serta pemilah sampah.
Setelah mendapat penjelasan dari orang nomor dua di Bumi Berazam itu, para petugas kebersihan tersebut mulai kemarin malam kembali bekerja seperti biasanya.
“Saya terus memperjuangkan dua bulan gaji mereka (Januari – Februari 2025) dibayarkan dengan tidak melanggar aturan yang berlaku, karena uangnya sekitar Rp 1,3 miliar telah tersedia. Saya mau konsultasi ke BPKP dulu, minggu depan saya sampaikan hasilnya kepada mereka,” tutur Rocky. (msa)

