Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

PT Pertamina (Persero) Kembali Sesuaikan Harga BBM per 1 April 2023

disampaikan Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Region Jawa Timur Bali Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Ahad Rahedi, melalui keterangan tertulisnya seperti dikutip dari infopublik.id, Kamis (1/6/2023). Rahedi mengemukakan, untuk seluruh wilayah Jatimbalinus telah dilakukan secara bertahap untuk pendataan kendaraan pengguna BBM bersubsidi. Sejak Juni 2022 mulai pendataan kendaraan pengguna BBM bersubsidi, utamanya JBKP (Jenis BBM khusus penugasan) dan JBT (Jenis BBM tertentu). "Sampai saat ini di Kediri sendiri untuk kendaraan pengguna bahan bakar solar bersubsidi sudah 100 persen," kata Rahedi.

Antrean kendaraan roda empat di SPBU Karimun, foto diambil beberapa waktu lalu. (ft dok ;lendoot)

PT Pertana (Persero) melakiklan penyesuaian harga BBM umum. Pada Februari ke Maret harga Pertamax Turbo naik Rp250 per liter atau dari Rp14.850 jadi Rp15.100 per liter. Memasuki April 2023 ini, harga Pertamax Turbo kembali turun hanya Rp1.00 per liter, yakni menjadi Rp15.000 per liter.

“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui SPBU,” kata  Pertamina dari laman resminya, dikutip Lendoot.com Semom (3/4/2023).

Dalam penyesuaian harga BBM terbaru ini ada tiga jenis bahan bakar Pertamina nonsubsidi yang turun. Di antaranya Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex (Pertadex).

Khusus untuk Pertamax Turbo, tren harga bahan bakar jenis gasoline itu sempat landai, naik turun.

Kendati begitu, masyarakat perlu memberi apresiasi kepada Pertamina, karena harga BBM jenis Dexlite dan Pertamina Dex dalam beberapa bulan ini trennya turun terus.. (*/mrj)

Exit mobile version