Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Profil Singkat Kecamatan di Kabupaten Karimun, Kecamatan Buru (3-Bersambung)

Kecamatan Buru merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Karimun dengan pusat pemerintahannya terletak di Kelurahan Buru yang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Karimun Kepri, Indonesia. Kecamatanini merupakan hasil pemekaran dari Kecamatan Kundur Utara pada 11 Juni 2012. Kecamatan Buru terdiri atas dua kelurahan dan dua desa, di antaranya; Kelurahan Buru, Kelurahan Lubuk Puding, Desa Tanjungbatu Kecil dan Desa Tanjung Hutan. Dikutip dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karimun pada 2019, luas wilayah kecamatan ini mencapai 73,40 Kilometer persegi, dengan jumlah penduduknya mencapai 10.116 jiwa.

Sejumlah warga sedang melakukan ziarah ke Makam Sayid Umar Bin Sayyied Salim Alatas yang berada di Pulau Buru Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, belum lama ini. Makam ini juga menjadi bagian peninggalan sejarah di Pulau Buru Kecamatan Buru. (dok lendoot.com)

Dari beberapa kecamatan yang ada, Kecamatan Buru terkenal dengan banyak objek wisata di dalamnya, Dari wisata religi, wisata sejarah, wisata alam.

Untuk wisata sejarah sebut saja wisata makam badang dan makan siraga. Termasuk wisata religi di Buru terdapat masjid tertua kedua di Kepri, Masjid Abdul Gani.Untuk wisata alam di Kecamatan Buru terdapat Pantai Tanjung Ambat dan Pemandian Air Panas.

Kecamatan Buru merupakan salah satu  kecamatan di Kabupaten Karimun dengan pusat pemerintahannya terletak di Kelurahan Buru yang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Karimun Kepri, Indonesia.

Kecamatanini merupakan hasil pemekaran dari Kecamatan Kundur Utara pada 11 Juni 2012.

Kecamatan Buru terdiri atas dua kelurahan dan dua desa, di antaranya; Kelurahan Buru, Kelurahan Lubuk Puding, Desa Tanjungbatu Kecil dan Desa Tanjung Hutan.

Dikutip dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karimun pada 2019, luas wilayah kecamatan ini mencapai 73,40 Kilometer persegi, dengan jumlah penduduknya mencapai 10.116 jiwa.

Sebagian besar penduduknya merupakan masyarakat Melayu yang banyak menekuni bidang pekerjaan nelayan dan perkebunan. Sebagian lagi karyawan swasta, pegawai pemerintah dan buruh harian lepas. (msa)

Exit mobile version