Lingga – Prestasi membanggakan diraih oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Lingga. Tiga produk makanan khas Lingga berhasil menembus pasar internasional, tepatnya di Malaysia.
Produk-produk tersebut adalah kerupuk udang mentah, pastel mini (epok-epok), dan kerupuk rota. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lingga dengan Al-Ahmadi Entrepreneurship Center.
Dari 30 produk UMKM Lingga yang diajukan, hanya tiga produk yang berhasil lolos kurasi dan berhak dipasarkan ke Malaysia. Hal ini menunjukkan tingginya standar seleksi yang dilakukan oleh Al-Ahmadi Entrepreneurship Center.
Produk-produk yang terpilih adalah kerupuk udang mentah, pastel mini (epok-epok), dan kerupuk rota.
Pemkab Lingga terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan UMKM lokal. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah memfasilitasi pemasaran produk UMKM ke pasar internasional.
Saat ini, tiga produk makanan khas Lingga telah berhasil menembus pasar Malaysia. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi UMKM lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya.
Keberhasilan tiga produk makanan khas Lingga yang menembus pasar Malaysia ini menjadi bukti kualitas dan potensi UMKM di Kabupaten Lingga. Kerupuk udang mentah, pastel mini (epok-epok), dan kerupuk rota berhasil lolos kurasi ketat dan siap bersaing di pasar internasional.
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Lingga, Susi Yenti, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras para pelaku UMKM dan dukungan dari pemerintah daerah. “Kami akan terus berupaya untuk memfasilitasi UMKM agar produknya semakin dikenal dan diminati pasar global,” ujarnya.
Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama antara Disperindag Lingga dengan Al-Ahmadi Entrepreneurship Center di Batam. Dari 30 katalog makanan yang diajukan, hanya tiga produk yang lolos kurasi.
“Kami sudah mengirimkan sekitar 20 katalog makanan hasil UMKM masyarakat Lingga. Namun, yang lolos kurasi dari pihak Al-Ahmadi hanya tiga makanan ini,” ujarnya.
Ke depan, pihaknya juga akan melakukan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Lingga untuk mendukung pemasaran produk UMKM yang sudah menembus pasar internasional.
“Selain bekerjasama dengan Al-Ahmadi Entrepreneurship Center, kami juga akan melakukan MoU dengan Pemkab Lingga agar pemasaran produk UMKM ini bisa terus berkembang,” pungkasnya. (gaf)

