Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Polres Karimun Amankan Para Pemakai Sabu! Warga: Tolonglah Tangkap Bandarnya Juga!

Kapolres sedang menggelar ekspose tangkapan sebanyak 6 kasus sabu dan ganja di Mapolres Karimun selama Agustus 2021,

Lendoot, Karimun – Peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Karimun terjadi lagi di Kabupaten Karimun

Kali ini Satuan Reserse dan Narkoba Polres Karimun menyebut ada enam kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Karimun, per Agustus 2021.

Dari enam kasus itu, sebanyak 10 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti sebanyak 65,27 gram narkotika jenis sabu-sabu dan 53,22 gram jenis ganja kering. Kenyataannya di lapangan lebih besar lagi dan banyak yang belum tersentuh aparat kepolisian.

“Dari barang bukti sabu yang berhasil disita, asumsi jiwa yang diselamatkan sekitar 195 sampai 260 jiwa. Sedangkan untuk ganja kering sekitar 160 sampai 213 jiwa,” kata Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano dalam press rilis pengungkapan kasus narkoba, Jumat 3 September  2021, kemarin.

Dikutip dari MEDIAKEPRI.co, warga menyebut kasus narkoba itu seperti gunung es. Ari seorang warga Karimun menyebut, bahwa tangkapan 65,27 gram sabu-sabu yang ada di tangan polisi saat ini, belum seberapa dari sabu-sabu yang saat ini sedang beredar dan dipakai penggunanya di kabupaten ini.

Sekarang ini, tambah seorang warga lainnya Budi, masih banyak pengedar sudah menyusup ke kampung-kampung, bahkan ke pelosok desa yang tidak terjamah aparat kepolisian.

“Kalau mau serius berantas narkoba, saya yakin bisa lebih besar dari hanya 65,27 gam dalam bulan Agustus itu. Dan yang pasti bandarnya dulu ditangkap, pasti akan ketahuan betapa membahayakannya peredaran narkoba di kabupaten ini,” ujar Ari.

Budi mengatakan ekspose tangkapan narkoba yang kecil seperti pemakai tidak membuat efek jera bagi pelakunya, sebab peradaran narkoba akan terus meningkat jika sumber narkoba itu tidak diberantas.”Tak usah lah ekspose kalau cuma tangkapan kecil begini. Kalau bandarnya ditangkap, baru hebat,” kata Budi.

Budi dan Ari berharap peredaran narkoba di Kabupaten Karimun menjadi perhatian serius Polda Kepri dan Mabes Polri sebab, Kabupaten Karimun sangat rawan sebagai pintu masuk barang haram tersebut dari luar negeri, biasanya dari Malaysia.

Sementara itu Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano mengatakan akan terus melakukan razia dan pengembagan kasus. “Adanya informasi dari masyarakat sangat membantu dan menyelamatkan generasi muda kita dari narkoba,” ujar Kapolres. (*/rko)

Exit mobile version