Karimun, Lendoot.com – Jajaran Kepolisian Resor Karimun telusuri keterkaitan mayat Mr X yang ditemukan di Perairan Kampung Asam, Kecamatan Kundur Utara dengan tersangka penyeludupan narkotika jenis sabu yang diungkap Polres Karimun, Senin (24/10/2022) kemarin.
Mayat Mr X ditemukan tanpa identitas pada Rabu (26/10/2022) sore dalam kondisi mengapung. Mayat tersebut ditemukan oleh masyarakat saat melintasi perairan Kampung Asam, Kabupaten Karimun.
Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano mengatakan, pihak kepolisian belum dapat memastikan keterkaitan terhadap penemuan mayat tanpa identitas itu dengan tersangka penyeludupan narkotika jenis sabu yang melarikan diri saat penangkapan pada Senin lalu.
Lanjut Kapolres, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap keterkaitan mayat tersebut. Menurutnya, berdasarkan identifikasi oleh RSUD Muhammad Sani, mayat itu sudah meninggal dunia sejak 3 hari sebelum ditemukan.
“Identifikasi dari RSUD Muhammad Sani sudah 3 hari meninggalnya. Kami belum bisa menjawab apakah ada keterkaitannya dengan tersangka narkoba yang melompat ke laut, sedang dalam penyelidikan,” kata AKBP Tony Pantano dalam press rilis pengungkapan penyeludupan sabu di Karimun, Sabtu (29/10/2022).
Saat kejadian pengungkapan sabu seberat 32 kilogram itu, diketahui pelaku nekat melompat ke laut untuk menghindari pemeriksaan petugas. Pada waktu itu, diketahui kondisi cuaca buruk dan cukup menyulitkan petugas untuk menemukan keberadaan pelaku.
“Karena waktu penangkapan malam dan cuaca saat itu gelap, kami hanya mengetahui bahwa pelaku seorang laki-laki,” katanya.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Karimu AKP Elwin Kristanto menyebutkan, berdasarkan ciri-ciri fisik pelaku, temuan mayat sebelumnya itu sangat identik dengan pelaku narkoba yang melompat ke laut saat akan disergap petugas.
“Pelaku saat lompat mengenakan jas hujan, memang ciri-cirinya identik. Tapi kita masih melakukan pendalaman,” kata AKP Elwin Kristanto.
Dari hasil pemeriksaan di atas kapal, petugas menemukan adanya 30 bungkus kemasan teh China yang diduga merupakan narkoba jenis sabu dengan berat kotor 32,07 kilogram yang diduga berasal dari Malaysia.
“Kejadian pada pukul 23.00 WIB. Kita juga melihat pelaku melompat. Tapi kondisi gelap dan cuaca hujan,” katanya.
(rko)

