Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

PLN Imbau Pelanggan Kurangi Sedikit Saja Penggunaan Listrik, Maka Jadwal Pemadaman Bisa Berkurang

Pemadaman akan dilakukan dari trafo F SIAK ini akan terdampak di beberapa wilayah, di antaranya; Jalan Simpang Mutiara, Jalan Pangke, Jalan Paya Labu, Kawasan PT Pacifik Granitama,PT KMS, dan sekitaran wilayan Pantai Indah Pangke. Alasan pemadaman terencana pemeliharaan jaringan JTM investasi Medic Lab berupa pemangkasan row pohon dekat TM. Pemadaman diperkirakan akan terjadi sejak pukul am 09.15 WIB sampai dengan 12.00 WIB

Ilustrasi pemadaman listrik di PLN di Tanjung Pinang. (foto PLN.go,id)

Karimun, Lendoot.com – Meski tambahan 4 Megawatt dari Mesin PLTU sudah selesai diperbaiki, namun pemadaman bergilir masih akan tetap terjadi meski tidak sesering seperti sebelumnya.

Ini disebabkan masih tingginya kebutuhan daya listrik masyarakat saat beban puncak, yakni antara pukul 18.00 – 00.00 WIB.

Untuk itu peran serta masyarakat untuk berhemat listrik sangat diharapkan agar saat beban puncak tidak terjadi defisit yang berlebihan sehingga pemadaman di beberapa kawasan tidak dilakukan.

Imbauan ini disampaikan Kepala PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungbalai Karimun, Hendrico terkait kondisi kelistrikan saat ini.

“Saya mengimbau masyarakat juga ikut berhemat  sedikit saja pemakaian listriknya, khususnya saat beban puncak. Misalnya mematikan satu atau dua lampu di setiap rumah saat beban puncak. Ini bisa mengurangi jadwal pemadaman,” imbaunya.

Sementara itu jadwal pemadaman bergilir, kata Hendrico, tetap disampaikan ke pelanggannya.

“Ini sebagai langkah antisipasi kita karena saat ini kondisi kelistrikan masih defisit saat beban puncak khususnya,” ujarnya.

Sebenarnya ada kabar menggembirakan saat ini, dari jadwal pemadaman yang disebar pihak PLN ke masyarakat, misalnya pada pukul 08.00 Wib tadi pagi, ternyata tidak terjadi pemadaman sebagaiman seharusnya.

“Karena cuaca sedang dingin juga. Makanya belum ada realisasi pemadaman sesuai jadwal yang kita sebarkan. Saat ini beban pemakaian masih rendah dan masih bisa tercover dengan kemampuan mesin kita yang ada,” jelasnya.

Hendrico memohon maaf atas kondisi yang terjadi saat ini. Ia meminta masyarakat untuk lebih bersabar dan pihaknya akan  ekerj maksimal agar masalah kelistrikan dapat kembali normal. (msa)

Exit mobile version