Karimun, Lendoot.com – Meski tambahan 4 Megawatt dari Mesin PLTU sudah selesai diperbaiki, namun pemadaman bergilir masih akan tetap terjadi meski tidak sesering seperti sebelumnya.
Ini disebabkan masih tingginya kebutuhan daya listrik masyarakat saat beban puncak, yakni antara pukul 18.00 – 00.00 WIB.
Untuk itu peran serta masyarakat untuk berhemat listrik sangat diharapkan agar saat beban puncak tidak terjadi defisit yang berlebihan sehingga pemadaman di beberapa kawasan tidak dilakukan.
Imbauan ini disampaikan Kepala PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungbalai Karimun, Hendrico terkait kondisi kelistrikan saat ini.
“Saya mengimbau masyarakat juga ikut berhemat sedikit saja pemakaian listriknya, khususnya saat beban puncak. Misalnya mematikan satu atau dua lampu di setiap rumah saat beban puncak. Ini bisa mengurangi jadwal pemadaman,” imbaunya.
Sementara itu jadwal pemadaman bergilir, kata Hendrico, tetap disampaikan ke pelanggannya.
“Ini sebagai langkah antisipasi kita karena saat ini kondisi kelistrikan masih defisit saat beban puncak khususnya,” ujarnya.
Sebenarnya ada kabar menggembirakan saat ini, dari jadwal pemadaman yang disebar pihak PLN ke masyarakat, misalnya pada pukul 08.00 Wib tadi pagi, ternyata tidak terjadi pemadaman sebagaiman seharusnya.
“Karena cuaca sedang dingin juga. Makanya belum ada realisasi pemadaman sesuai jadwal yang kita sebarkan. Saat ini beban pemakaian masih rendah dan masih bisa tercover dengan kemampuan mesin kita yang ada,” jelasnya.
Hendrico memohon maaf atas kondisi yang terjadi saat ini. Ia meminta masyarakat untuk lebih bersabar dan pihaknya akan ekerj maksimal agar masalah kelistrikan dapat kembali normal. (msa)

