Karimun, Lendoot.com – Berkaca pada kegiatan tahun sebelumnya, peserta lomba lampu hias eid mubarak 1445 H di Kabupaten Karimun menurun.
Jika tahun sebelumnya yang mendaftar mencapai 94 tim, tahun ini hanya diikuti sebanyak 45 tim saja se-Kabupaten Karimun.
Penyebab turunnya jumlah peserta, diduga kuat karena pendaftaran baru dibuka sepakan Ramadan berjalan. Tahun sebelumnya, dibuka jauh hari sebelum bulan puasa.
Keterlambatan pembukaan pendaftaran, diduga disebabkan event dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Raya Idul Fitri 2024 tersebut ditiadakan karena anggaran seperti disampaikan Kepala Dispar Karimun, M Yunus.
Sebanyak 45 tim yang ikut memeriahkan event tahunan sudah menjadi budaya atau tradisi tersebut terdiri dari 16 tim kategori lampu colok, dan 29 tim kategori lampu elektrik.
Sementara itu, dewan juri melakukan penilaian terdiri dari perwakilan Dipsar, Kemenag, MUI, Kesra, Dinas PUPR Karimun dan juri lainnya yang dianggap berkompeten.
“Penilaian peserta akan dimulai pada tanggal 3 April 2024 untuk peserta di wilayah Kecamatan Moro, kemudian dilanjutkan tanggal 4-5 April 2024 wilayah Pulau Kundur dan Ungar, serta 6 April 2024 wilayah Pulau Buru,” ujar Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Karimun, Ahadian Zulseptriadi, Selasa (2/4/2024).
Untuk kriteria yang menjadi penilaian masih sama seperti tahun lalu yakni unsur keindahan, kerapian, pesan yang disampaikan bernuansa islami, struktur bangunan gerbang dan lainnya.
“Seluruh peserta diwajibkan menyalakan lampu hias pada malam 7 likur (26 Ramadan, red) sampai dengan malam takbir sebagai salah satu syarat penilaian dari panitia,” pungkasnya. (yud)

