Karimun – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 tahun (1926-2026) sekaligus menyambut datangnya Bulan Ramadan 1447 H, Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Asy-Syafiiyah Darul Quran akan menggelar perhelatan Tablig Akbar religius yang terbuka bagi masyarakat umum.
Acara yang mengusung semangat satu abad pengabdian NU bagi bangsa ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) mendatang. Kegiatan akan dipusatkan di area utama Pondok Pesantren Darul Quran Kundur Utara, dan akan dimulai segera setelah pelaksanaan salat Isya berjamaah.
Guna memberikan siraman rohani yang mendalam, panitia penyelenggara menghadirkan tokoh ulama, KH Fauzi Armandaris, yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Jafarun, Tanjungpinang. Kehadiran beliau diharapkan dapat memberikan motivasi keagamaan serta memperkuat nilai-nilai ke-NU-an di tengah masyarakat.
Momen Harlah ke-100 tahun ini menjadi catatan sejarah penting bagi warga Nahdliyin. Angka 100 tahun (1926-2026) melambangkan keteguhan NU dalam menjaga tradisi keislaman serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pihak pengelola Ponpes Salafiyah Asy-Syafiiyah Darul Quran menyatakan bahwa Tablig Akbar ini bertujuan untuk merefleksikan kembali peran NU dalam mencetak generasi muda yang moderat, berakhlakul karimah, dan cinta tanah air.
Selain merayakan Harlah NU, acara ini juga dirancang sebagai ajang tarhib (penyambutan) bulan Ramadan. Melalui doa bersama dan tausiyah, masyarakat diajak untuk mempersiapkan batin dan spiritual agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh keberkahan.
“Kami mengajak seluruh kaum muslimin dan muslimat untuk hadir bersama-sama memeriahkan syiar Islam ini. Semoga melalui Tablig Akbar ini, kita semakin siap memasuki bulan Ramadan dengan hati yang bersih,” ungkap perwakilan panitia pelaksana.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum silaturahmi akbar bagi santri, wali santri, tokoh agama, dan warga sekitar dalam merajut kebersamaan di bawah naungan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Kegiatan ini merupakan inisiasi KH Mukhrizal S.Ag, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Qur’an Kundur Utara, bersama Pengurus MWC NU se-Pulau Kundur, Belat dan Ungar. (msa)

