Tanjung Pinang, Lendoot.com – Pemkot Tanjung Pinang terus berupaya membangun kekuatan jaringan kesehatan masyarakatnya. Salah satunya dengan
menyediakan anggaran jaminan kesehatan untuk 21 ribu jiwa warga Tanjung Pinang tahun 2023.
Ini merupakan program Wali Kota Tanjung Pinang, Rahma bagi masyarakat yang tidak mampu yang tidak terdaftar dalam DTKS Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Yang tidak masuk dalam DTKS akan ditanggung oleh pemerintah Kota Tanjungpinang. Warga dapat mendaftarkan diri secara langsung ke kelurahan untuk mendapatkan surat keterangan tidak mampu,” katanya seperti dikutip dari sijoritoday, Rabu (12/4/2023).
Layanan kesehatan masyarakat dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang dijamin oleh pemerintah pusat, hanya mencakup kepada masyarakat yang termasuk dalam DTKS.
Untuk menyelenggarakan dan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat tak mampu di Tanjungpinang, Rahma kemudian memploting anggaran untuk jaminan kesehatan. Pemerintah, ucap Rahma, wajib melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Setelah terdaftar dalam BPJS, masyarakat dari kelompok pra sejahtera berhak mendapatkan layanan kesehatan gratis kelas 3 di fasilitas-fasilitas kesehatan yang ditunjuk.
Oleh sebab itu, Rahma bahkan menegaskan kepada seluruh perangkat di kelurahan untuk mencari warga tidak mampu dan segera melengkapi berkas administrasi yang diperlukan.
‘’Kita juga sudah menyediakan rumah singgah untuk masyarakat yang dirujuk melakukan perobatan di Jakarta dan Batam. Jadi masyarakat yang tidak mampu, tidak perlu lagi mengeluarkan biaya penginapan. Segera urus BPJS Kesehatan. Saya sudah siapkan anggaran untuk 21 ribu masyarakat yang tidak mampu,” pesan Rahma. (*/amr)

