Natuna, Lendoot.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlihat terus memberikan perhatian lebihnya kepada Kabupaten Natuna. Sebagai salah satu wilayah perbatasan, Kabupaten Natuna terus dipoles sesuai dengan harapan menjadi wilayah terdepan sebagai etalase republik ini.
Hal ini dibuktikan dengan besarnya anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat dalam rangka membangun infrastruktur beberapa daerah di Kabupaten Natuna.
Perhatian pemerintah pusat ini disampaikan Kepala Badan Perbatasan Pemkab Natuna, Hikmatul Arif. Alokasi anggaran program kawasan perbatasan meningkat pada 2024 mendatang sebagai buktinya.
Alokasi anggaran di Kementerian PUPR, menurut Hikmatul Arif pada tahun 2024 mendatang, akan dikucurkan sekitar Rp556 miliar. Sementara tahun 2023 ini sekitar Rp250 miliar.
“Program kawasan perbatasan tidak hanya pada infrastruktur, tapi menyentuh di berbagai bidang seperti pendidikan maupun pengawasan pulau-pulau kecil terluar,” ujarnya saat dijumpai Natuna Today di Ruang Kerjanya, belum lama ini.
Selanjutnya Hikmat menjelaskan, program infrastruktur kawasan perbatasan yang sudah dikerjakan diantaranya jalan Kelarik Teluk Buton serta jalan-jalan dan jembatan lintas Teluk Buton menuju Kelarik.
Tidak hanya infrastruktur jalan, pada tahun 2024 mendatang pemerintah pusat kembali merencanakan beberapa program untuk infrastruktur kawasan perbatasan.
“Pengamanan Pantai Pulau Terluar, Pembangunan Jembatan dan Jalan Kelarik Teluk Buton, Pembangunan Jalan dan Jembatan Sekunyam, Pembangunan Jalan Teluk Buton Kelarik, Pembangunan IPA Sedanau, Pembangunan Stasiun Pemantau Keamanan dan Keselamatan Laut,” tambah Hikmatul Arif. (amr)
Untuk upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kecamatan Serasan (LOKPRI) sambungnya, Kementrian PUPR akan melakukan perbaikan jalan, penyiapan 100 unit hunian tetap (RISHA) dan pembangunan fasilitas sosial dan fasilitas umum di Kecamatan Serasan. (amr)

