Indragiri Hilir – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sukses mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Sebanyak 6.100 peserta berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) lewat pergelaran Tari Kreasi Joget Mande massal yang digelar secara meriah di sepanjang Jalan Swarnabumi, Tembilahan, pada Sabtu (13/6/2026).
Penghargaan rekor dunia tersebut diserahkan langsung kepada Penjabat Bupati Inhil, H. Herman, SE., MT, yang didampingi oleh Wakil Bupati Yuliantini, S.Sos., M.Si, serta Ketua TP PKK Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman, SKM., M.Kes.
Selain pemecahan rekor MURI, momen bersejarah ini juga diisi dengan penyerahan Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum RI untuk kuliner khas Inhil, Tapai Pulut Katuk, sebagai langkah perlindungan hukum terhadap warisan pengetahuan tradisional daerah. Acara kian semarak dengan diadakannya Festival Ethnic Fashion Culture.
Bupati Inhil, H. Herman, menyatakan bahwa agenda besar ini merupakan bukti nyata persatuan masyarakat dan komitmen pemda dalam menjaga kelestarian budaya lokal.
”Ketiga agenda besar ini merupakan satu kesatuan napas perjuangan kita untuk melestarikan budaya, menjaga tradisi, dan memperkenalkan pesona Indragiri Hilir ke mata dunia,” ujar H. Herman dalam sambutannya sekaligus menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta, pelatih, panitia, dan masyarakat yang terlibat. (mhd)

