Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Nurdin Basirun Berharap Tradisi Syariful Anam di Desa Parit Jadi Kalender Wisata Pemerintah

Tokoh Masyarakat Kepri Nurdin Basirun saat mengikuti prosesi Syariful Anam atau mencukur rambut anak di Desa Parit, kemarin, (msa)

Karimun, Lendoot.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bagi masyarakat Desa Parit merupakan hari besar yang ditunggu sebagian besar waganya.

Adalah gelaran tradisi Syariful Anam atau mencukur rambut anak yang terlahir di tahun saat Maulid Nabi berjalan, menjadi tradisi yang kerap digelar di setiap memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Bertempat di Masjid Jami Nurul Yaqin, Desa Parit Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun, Senin (10/10/2022), tradisi ini digelar.

Ratusan masyarakat dari Desa Parit dan Selat Mendaun turut hadir ke masjid untuk meramaikan acara tersebut.

Iringan bacaan Asyarakal atau Salawat kepada Nabi Muhammad SAW menggema. Diiring juga dengan adat melayu tepuk tepung tawar, satu persatu anak -anak dicukur rambutnya.

Kepala Desa Parit Muhammad Risli mengatakan, bahwa acara Syairiful Anam mencukur rambu anak tersebut merupakan tradisi masyarakat bumi berazam Kabupetan Karimun.

“Alhamdulilah meskipun sempat vakum selama dua tahun karena pandemi Covid 19. Pada acara Syaipul Anam tahun ini, ada 14 anak yang dicukur rambutnya,” ujar M Risli.

Sementara itu, tokoh Masyarakat Kepri H Nurdin Basirun mengatakan, bahwa tradisi Syaipul Anam merupakan budaya melayu yang harus dilestarikan.

“Tradisi Syaipul Anam ini, sudah puluhan tahun digelar di Desa Parit. Tradisi ini harus kita lestarikan karena bermanfaat juga untuk masyarakat mencari berkah dan menjalankan syariat islam,” ujar Nurdin Basirun.

Antusiasnya masyarakat yang datang pada tradisi ini membuat mantan orang nomor satu di Provinsi Kepri ini berharap acara ini dimasukan dalam kalender pariwisata. Sehingga dapat dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara, sehingga berdampak terhadap ekonomi masyarakat.

“Kalau dapat acara seperti ini dimasukan dalam kalender pariwisata, karena ini juga dapat meningkatnkan kunjungan wisman ke kabupaten Karimun dan meningkatnya ekonomi masyarakat,” harap Nurdin. (*/can)

Exit mobile version