Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Nopol atau TNKB Palsu Jadi Target Operasi Patuh Seligi 2024 di Karimun

Operasi Patih Seligi 2024 di Kabupaten Karimun masih berlangsung. Operasi ini digelar di jalan Simpang Mutiara, Kecamatan Meral, pagi tadi. Kasatlantas Porles Karimun AKP Bakri mengatakan, ada beberapa pelanggaran yang menjadi fokus sasaran atau target penindakan dalam operasi tersebut. Salah satunya, penggunaan plat palsu.

Seorang pengendara terjaring razia di Simpang Mutiara, pagi tadi. (ft novel)

Karimun, Lendoot.com – Operasi Patih Seligi 2024 di Kabupaten Karimun masih berlangsung. Operasi ini digelar di jalan Simpang Mutiara, Kecamatan Meral, pagi tadi.

Kasatlantas Porles Karimun AKP Bakri mengatakan, ada beberapa pelanggaran yang menjadi fokus sasaran atau target penindakan dalam operasi tersebut. Salah satunya, penggunaan plat palsu.

“Salah satunya adalah penggunaan pelat palsu (nomor polisi kendaraan, red) yang menjadi sasaran atau target untuk dilakukan penindakan,” ujarnya, kemarin.

AKP Bakri menyebutkan, bagi siapa saja pengendara yang menggunakan pelat nomor palsu, akan diancam sanksi berupa kurungan atau denda uang.

Selain itu, jelasnya, dengan TNKB paslu juga ada kerugiannya. Penggunaan plat palsu tidak akan tercover oleh asuransi, baik Jasa Raharja ataupun BPJS. Karena nopol tersebut tidak sesuai dengan kendaaraan tersebut.

AKP Bakri mengimbau masyarakat Kabupaten Karimun agar tidak mengunakan  TNKB atau plat nomor atau nopol palsu di kendaraannya.

“Kita imbau kepada masyarakat untuk tidak mengunakan plat nomor atau TNKB palsu. Gunakan yang dikeluarkan Korlantas Polri,” tegas Kasat Lantas Polres Karimun AKP Bakri usai melaksanakan Operasi Patuh Seligi.

Selain menggunakan plat nomor atau TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor) palsu, pengendara tidak menggunakan helmet saat berkendara dan ketidalengkapan dokumen kendaraan, juga masih menjadi targetnya.

Dua pelanggaran terakhir, kata AKP Bakri, masih mendominasi. “Tak pakai helm, dan dokumen kendaraan tak lengkap masih mendominisi. Ada 20-an pelanggar lalu lintas yang kita temukan, kesemuanya diberikan surat teguran,” jelas AKP Bakri.

Ia menjelaskan, tujuan operasi patuh seligi 2024 untuk mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar serta menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas.

“Dalam operasi ini kita mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis. Jika ada fatal akan kita lakukan penegakan hukum lantas secara elektronik (statis dan mobile),” tutur AKP Bakri.

Ia mengharapkan, melalui operasi patuh seligi 2024 mampu menjawab permasalahan di bidang lalu lintas, dan meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. (msa)

Exit mobile version