NATUNA – Kabupaten Natuna kembali menjadi perhatian pemerintah pusat. Delegasi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto, mengatakan kunjungan pimpinan MPR RI tersebut menjadi bagian dari upaya membahas berbagai hal strategis yang berkaitan dengan kepentingan Natuna.
“Kunker Pak Ketua MPR RI tanggal 30 ini dengan wakil ketua, anggota MPR RI, dalam rangka membahas hal-hal strategis untuk Natuna,” ujar Boy, Senin (28/09/2026).
Kunjungan tersebut secara khusus menyasar wilayah perbatasan. Selain bertemu pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, rombongan MPR RI juga akan berdialog langsung dengan masyarakat nelayan serta meninjau sejumlah fasilitas yang berada di Kabupaten Natuna.
Berdasarkan surat Sekretariat Jenderal MPR RI Nomor B-494/PT.04/B-VII/SetjenMPR/09/2026 tertanggal 24 September 2026, kunjungan kerja tersebut melibatkan pimpinan MPR RI, ketua fraksi/kelompok DPD di MPR RI, Ketua Alat Kelengkapan MPR RI beserta delegasi.
Rombongan dijadwalkan berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara dan tiba di Bandara Raden Sadjad Natuna sekitar pukul 08.00 WIB.
Setelah tiba di Natuna, rombongan akan menuju Kantor Bupati Natuna untuk mengikuti pertemuan bersama delegasi MPR dan kementerian dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kabupaten Natuna serta tokoh masyarakat perbatasan.
Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua setengah jam, mulai pukul 09.30 hingga 12.00 WIB.Agenda kemudian berlanjut ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Cemaga Utara.
Di lokasi tersebut, delegasi MPR RI dijadwalkan bertemu langsung dengan masyarakat nelayan selama sekitar satu jam.
Pertemuan dengan masyarakat nelayan ini menjadi salah satu agenda penting dalam kunjungan tersebut karena memberikan ruang bagi masyarakat di wilayah pesisir untuk menyampaikan kondisi dan kebutuhan mereka secara langsung.
Usai bertemu masyarakat, rombongan akan meninjau Masjid Agung Natuna dan pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Natuna. Peninjauan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 16.30 WIB.
Kunjungan kerja kemudian ditutup dengan perjalanan rombongan menuju Lanud Raden Sadjad sebelum kembali ke Jakarta menggunakan pesawat TNI AU pada pukul 17.30 WIB.
Kunjungan MPR RI tersebut menjadi bagian dari agenda kunjungan ke daerah perbatasan Kabupaten Natuna, yang secara geografis memiliki posisi strategis di wilayah utara Indonesia.
Dengan agenda yang mencakup pertemuan bersama pemerintah, tokoh masyarakat, masyarakat nelayan hingga peninjauan fasilitas publik, kunjungan tersebut tidak hanya berlangsung di ruang pemerintahan, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan. (Rap)

